Melihat Pasar Hewan Batoh saat Pandemi Virus Korona

Melihat Pasar Hewan Batoh saat Pandemi Virus Korona
Hewan ternak yang dijual di Pasar Hewan Batoh, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo.

Radar Purworejo Virus korona (Covid-19) benar-benar berdampak terhadap sendi-sendi perekonomi masyarakat. Tidak hanya pasar tradisional yang menjual sembilan kebutuhan pokok, pasar hewan pun terdampak.

Transki hewan ternak menurun. Salah satunya di Pasar Hewan Batoh, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo. Penurunan transaksi, bahkan, sudah turun drastis begitu pandemi Covid-19 menerjang.

“Pasar Hewan Batoh masih beroperasi setiap hari Kamis dan Minggu. Namun, pandemi sepi transaksi,” ucap Kabid Peternakan Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Purworejo S. Lestari, kemarin (1/2).

Pasar Hewan Batoh merupakan salah satu pasar hewan terbesar di Kabupaten Purworejo. Pedagang dan pembeli tidak hanya dari lokal Bumi Berirama. Banyak pedagang dan pembeli yang datang dari luar daerah.

Selama pandemi, transaksi jual beli di pasar hewan ini masih terus berjalan. Namun, jumlahnya menurun drastis.

Penurunan transaksi bisa terpantau dari jumlah pengunjung. Sebelum pandemi Covid-19, transaksi bisa mencapai 400 hingga 500 ekor hewan ternak. Sejak pandemi datang, transaksi turun jauh hanya puluhan ekor.

“Masih sepi. Sekali pasaran mungkin hanya belasan saja. Mengantisipasi Covid-19, seperti halnya pasar-pasar tradisional, kami juga mewajibkan pedagang dan pengunjung disiplin menerapkan protokol kesehatan penanganan Covid-19,” jelasnya.

Salah seorang pedagang, Joko Purnomo, hampir setiap pasaran datang ke Pasar Hewan Batoh. Warga Kecamatan Kaligesing ini menjual kambing jenis ettawa.

Menurutnya, harga jual kambing etawa sebenarnya lebih bergengsi jika dipasarkan di Pasar Pendem Kaligesing. Sebab, pasar tersebut merupakan pusat jual beli kambing ettawa ras Kaligesing.

“Karena kebutuhan saya turun ke sini, tadi saya belum sempat masuk. Sudah ada yang nawar. Itu kambingnya sudah dituntun ke dalam oleh pembelinya. Harganya, ya masih lumayan. Untuk menyambung hidup,” ungkapnya.

Lainnya