Prameks, Tarif Tetap, Jadwal Berubah

Prameks, Tarif Tetap, Jadwal Berubah
Di samping harga tiketnya terjangkau dan efisien, kereta tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya mahasiswa.

Radar Purworejo Kereta Rel Listrik (KRL) Jogjakarta – Solo PP sudah beroperasi mulai Selasa (10/2). Operasional KRL ini otomatis “memensiunkan” Kereta Api Prambanan Ekspres (Prameks).

yang telah melayani rute itu puluhan tahun.

Namun, tidak perlu khawatir karena kereta api (KA) Prambanan Ekspres (Prameks) tetap beroperasi tetapi relasinya mengalami perubahan. Yakni, hanya melayani penumpang dengan tujuan Kutoarjo – Jogjakarta PP.

Untuk keberangkatan kereta tetap sama seperti sebelumnya yaitu empat keberangkatan KA Prameks dari Kutoarjo. Tetapi, untuk jadwal mengalami perubahan. “Sementara hanya perubahan jadwal saja. Untuk penambahan jadwal tidak ada. Tetap empat kali keberangkatan dari Kutoarjo,” ujar Kepala Stasiun Besar Kutoarjo Andi Febri Laksana saat dikonfirmasi Radar Purworejo, Selasa (10/2).

Sebelumnya, jadwal KA Prameks dari Kutoarjo – Jogjakarta yaitu pukul 06.00 pagi, 08.35 pagi, 15.50 sore, dan 18.50 malam. Setelah adanya KRL Jogjakarta – Solo PP maka jadwal menjadi disesuaikan. Yakni, pukul 05.10, 08.30, 11.40, dan 15.58. “Jadwal berubah sejak kemarin, Senin (9/2). Sudah bisa dilihat juga di aplikasi KAI Access,” ungkap Andi.

Menurut pantauan Radar Purworejo melalui aplikasi KAI Access untuk KA Prameks relasi Jogjakarta-Kutoarjo juga sama, empat keberangkatan. Dengan jadwal keberangkatan pukul 06.30, 10.05, 13.38, dan 17.35. Untuk harga tiket KA Prameks Kutoarjo-Jogjakarta PP tetap sama, yaitu Rp 8 ribu per penumpang.

“Prokes sama,” tegas Andi. Yaitu, para penumpang Prameks wajib mengenakan masker, menjaga jarak dengan penumpang lain baik di stasiun atau di dalam rangkaian kereta, sangat dianjurkan membawa hand sanitizer sendiri, suhu tubuh tidak melebihi 37,3 derajat celsius.

Kemudian, harus memakai pakaian lengan panjang misalnya jaket, sweater, kaus lengan panjang dan sebagiainya. Jika dalam kondisi tidak sehat, seperti batuk, pilek, ataupun demam tidak dianjurkan untuk naik kereta. Lebih baik istirahat dan tidak melakukan perjalanan.

Sementara, salah satu pengguna jasa layanan kereta api khususnya KA Prameks, yaitu Alvi Hasanatul, 21. Dia sangat bersyukur kereta tersebut masih dapat melayani penumpang. Di samping harga tiketnya terjangkau dan efisien, kereta tersebut sangat membantu masyarakat khususnya mahasiswa.

Awalnya dia mendengar akan ada KRL, Dia mengira itu akan benar-benar menggantikan Prameks. Dia khawatir karena masih dibangun Jogja-Solo nanti ke Jogja-nya. Bagaimana terus ke Kutoarjo-nya bagaimana.

Dia mengaku sudah lama menggunakan transportasi itu. “Tetapi, ternyata masih dioperasikan untuk Jogja-Kutoarjo dan sebaliknya. Senang sih, tapi harapannya KRL juga sampai Kutoarjo. Sehingga akses lebih mudah kan lebih canggih,’’harapnya.(han/din/er)

Lainnya