Jumlah Pendonor Turun, Stok Darah PMI Kabumen Minim

Jumlah Pendonor Turun, Stok Darah PMI Kabumen Minim
Salah satu kegiatan PMI Kebumen dengan mendatangi kegiatan donor darah yang dilakukan masyarakat.

Radar Kebumen Selama pandemi Covid-19, stok darah di PMI Kabupaten Kebumen menurun drastis. Tercatat, hanya ada 16 kantong darah hingga pukul 14.25, kemarin (31/3).

Pencari dan Pelestari Donor Darah Sukarela (P2D2S) PMI Kebumen Nur Hasanah menjelaskan, 16 kantong darah terdiri dari golongan darah A sejumlah 4 kantong. Dengan jenis Whole Blood (WB) 1 kantong, Pakced Red Cell (PRC) 2 kantong dan 1 kantong Thrombocyte Concentrate (TC). 4 kantong golongan darah B, terdiri 1 WB, 1 PRC dan 2 TC.
Sedangkan golongan darah O, jenis TC kosong. Namun ada 3 kantong darah jenis PRC, dan 1 kantong daeah jenis WB. “Untuk darah AB, ad 2 kantong jenis WB, 1 PRC, dan 1 TC,” jelas Hasanah saat ditemui di Markas PMI Kebumen kemarin (31/3).

Menurutnya, minimnya stok darah juga disebabkan oleh adanya vaksinasi Covid-19. Hal ini membuat jadwal pendonor tetap untuk mendonorkan darahnya berubah. Selain itu, banyaknya pendonor tetap dari sekolah usia 17-19 tahun juga mengalami penurunan. Mengingat sekolah saat ini masih dilakukan secara daring.

Untuk mengantisipasi kurangnya stok darah, pihaknya rutin melakukan pesan siaran. Namun hal tersebut juga tidak berdampak secara signifikan terhadap pertambahan jumlah pendonor.
Jika biasanya setiap hari PMI Kebumen bisa mendatangi tiga lokasi donor dengan minjmal 20 pendonor tiap lokasi, mulai Agustus 2020 hal tersebut sulit direalisasikan. Untuk mendapatkan 1 lokasi donor dengan 15 orang pendonor saat ini sulit didapatkan. “Apalagi untuk cari tempat baru, susah. Selama ini donor tetap yang di jemput bola adalah kantor pemerintah, komunitas, hingga sekolah. Namun adanya pandemi, dan masih takutnya masyarakat berkerumun membuat pendonor tetap berkurang,” bebernya.

Selama ini, stok darah yang ada di PMI Kebumen digunakan untuk 3 kondisi. Yaitu saat kecelakaan, kehamilan, dan operasi. Sedangkan untuk penyakit berat lainnya seperti leukimia dan thalassemia, penyaluran kantong darah tetap dilakukan kepada pemohon. Hanya saja jumlahnya tidak banyak.

Meskipun stok darah selalu minim, Hasanah mengaku, pihaknya tidak pernah mengambil stok darah dari daerah lain. Jika memang stok habis, upaya penyediaan kantong darah akan dilakukan dengan kontak keluarga pemohon. (din/er)

SETIA EKA NOVARITA, KEBUMEN,

Lainnya