Long Weekend Mencapai 300 Buah

Long Weekend Mencapai 300 Buah
Calon penumpang KAI melakukan tes GeNose dengan meniupkan embusan napas ke kantong plastik di Stasiun Kebumen, kemarin (31/3)

RADAR KEBUMEN Stasiun Kebumen mulai menerapkan layanan skrining Covid-19 menggunakan alat GeNose C19 sejak Selasa (30/3). Limbah kantong plastik GeNose akan diambil secara berkala dan diolah oleh pihak ketiga.

Kepala Stasiun Kebumen Abdul Azis menjelaskan, pihak ketiga akan mengambil limbah GeNose setiap dua hari sekali. Sebelum diambil, kantong plastik GeNose yang telah digunakan akan disimpan di tempat penyimpanan sementara.
Menurut Aziz, baru beroperasi dua hari, layanan skrining Covid-19 menggunakan GeNose mendapat sambutan yang antusias dari masyarakat. Selain lebih murah, penggunaan GeNose juga dinilai lebih cepat dan mudah.

“Saat launching ada 82 orang yang menggunakan layanan ini. Diprediksi, long weekend ini bisa mencapai 200 sampai 300 orang,” kata Azis kemarin (31/3).
Azis menambahkan, pelayanan GeNose di Stasiun Kebumen melibatkan lima petugas dari pihak ketiga. Dua orang bertugas sebagai pemeriksa, admin, team leader, dan edukator. Menurutnya, petugas edukator saat ini sangat diperlukan karena GeNose adalah hal baru bagi masyarakat Kebumen.

“Jadi sebelum tes, masyarakat akan dijelaskan bagaimana cara penggunaannya,” beber Azis.
Nah, untuk mengantisipasi adanya calon penumpang yang mendapatkan hasil positif setelah tes, pihak stasiun juga telah menyiapkan ruangan isolasi. Nantinya, tiket penumpang bisa dibatalkan dan akan diganti sesuai dengan harga tiket. “Syarat tes GeNose hanya dengan menunjukkan tiket kereta jarak jauh, dan membayar Rp 30 ribu. Bisa tes kurang lebih 7 menit dan 30 menit sebelum tes dilarang makan dan minum kecuali air putih,” katanya.

Sedangkan untuk pelayanan rapid test antigen, lanjut Azis, sudah tidak melayani sejak 25 Maret. Selama jeda waktu sebelum GeNose diterapkan, penumpang yang akan melakukan perjalanan tetap menyertakan surat bebas Covid-19. Dengan pemeriksaan dilakukan di rumah sakit atau alternatif penyedia pemeriksaan yang lain.
Salah satu calon penumpang KAI dari Kebumen ke Stasiun Pasar Senen, Tri Banu mengaku senang dengan adanya pelayanan GeNose. Selain karena harganya yang murah, pemeriksaan menggunakan GeNose menjadi lebih praktis dan tidak sakit. “Karena hanya menggunakan embusan napas,” ungkap Tri. (eno/din/er)

Lainnya