Aktualisasi Diri, Belajar Kendel

Aktualisasi Diri, Belajar Kendel
KREATIF: Anak-anak Gubuk Ilmu saat tampil dalam pentas seni Anniversary 2 Tahun Gubuk Ilmu di Dusun Tirip, Desa Rendeng, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, Minggu (4/4). (HENDRI UTOMO/RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Sejumlah muda di Dusun Tirip, Desa Rendeng, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, yang tergabung dalam Komunitas Gubuk Ilmu menggelar pentas seni (pensi) anak di dusun setempat Minggu (4/4). Acara ini digelar dalam rangka memperingati dua tahun berdirinya komunitas tersebut.

Ketua Komunitas Gubuk Ilmu Tria Nufita Ayuni, 24, mengatakan, Gubuk Ilmu setiap Minggu rutin menggelar bimbingan belajar untuk anak-anak TK hingga SMP. Gubuk Ilmu hadir sebagai wadah anak-anak mengembangkan minat bakat dan kreativitas.

Anak-anak diajarkan memanfaatkan barang bekas dan menghargai kekayaan alam yang ada lingkungan setempat. “Hari ini tidak ada kegiatan bimbingan belajar bagi anak. Kami ganti dengan pensi bertepatan dengan Anniversary 2 Tahun Gubuk Ilmu,” ucapnya kemarin (5/4).

Dijelaskan, pentas seni meliputi paduan suara, fashion show, tari jaranan, dan dolalak. Semua diperankan anak anak.

Latihan dilakukan beberapa minggu terakhir. Termasuk membuat kostum baju dari koran dan plastik bekas. “Harapannya anak-anak bisa mengaktualisasikan diri, belajar kendel (berani), atau percaya diri tampil di depan umum. Yang jelas, ini akan menjadi kenangan manis ketika kelak mereka dewasa,” jelasnya.

Ketua Panitia Pensi Anak Gubuk Ilmu Lestari Nurul Faizah menambahkan, ada banyak manfaat dalam pentas seni yang didukung Sanggar Seni Waris Manunggal Roso Kalijambe Bener ini. Salah satunya menjadi media penyaluran bakat. “Terlebih di saat pandemi Covid-19 seperti saat ini, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, mereka bisa mengekspresikan diri,” ujarnya.

Ana Fatima, orang tua wali, mengaku sangat berterima kasih kepada Komunitas Gubuk Ilmu yang telah membuat acara dan menjadi wadah anaknya mengembangkan kreativitas. Dua berharap Gubuk Ilmu semakin maju dan memiliki tempat sendiri. Sebab, selama ini berbagai kegiatan pembelajaran dan pembimbingan anak menumpang di musala dusun. “Semoga kiprah anak-anak muda ini dapat perhatian dari pemerintah,” harapnya. (tom/amd)

Lainnya