Tangkap Kolor Ijo Pencuri Celana Dalam Perempuan

Tangkap Kolor Ijo Pencuri Celana Dalam Perempuan
KETERLALUAN: Warga berhasil menangkap terduga pelaku kolor ijo yang berinisial TS, 35, pada Minggu (4/4) dini hari pukul 03.30. (HENDRI UTOMO/RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Kasus pencurian pakaian dalam perempuan sempat meresahkan warga di Desa Kroyo, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo. Kasus yang terjadi pada 2018 silam tersebut disebut warga dengan istilah ”kolor ijo”.

Tiga tahun berselang, pelaku kolor ijo tertangkap. Pelaku berhasil di tangkap warga pada Minggu (4/4).

“Warga kami telah berhasil menangkap terduga pelaku kolor ijo yang berinisial TS, 35, pada Minggu (4/4) dini hari pukul 03.30,” ucap Kepala Desa Kroyo Suprayitno kemarin (7/4).

Dijelaskan, kronologis penangkapan bermula ketika pelaku digelandang para pemuda desa pada Minggu dini hari. “Saya terkejut. Ternyata TS yang menjadi terduga pelaku pencurian pakaian perempuan,” jelasnya.

Menurutnya, selama ini banyak warga yang telah melaporkan kehilangan pakaian perempuan baik pakaian luar dan pakaian dalam. Ada seorang warga laki-laki mengeluhkan istrinya selalu membeli celana dalam. Sebab, saat menjemur lima celana dalan dan hilang empat celaan dalam. Kejadian itu terjadi terus menerus.

Suprayitno juga menyatakan pernah didatangani seorang ibu ketia pagi. Ibu tersebut melaporkan seragam sekolah putrinya dan beberapa pakaian dalam perempuan di dalam rumahnya hilang.

Siskamling pun digiatkan mulai pukul 22.00 hingga 01.00. Tetap tak mampu menangkap pelaku. “Jadwal akhirnya kami ubah. Siskamling dimulai pukul pukul 01.00 hingga pagi hari. Namun, masih saja nihil. Tak menemukan pelaku,” ujarnya.

Warga semakin resah. Warga masih saja selalu kehilangan pakaian dalam. Hingga pada suatu saat, para remaja masjid pulang usai berlatih rebana hingga pukul 02.00. Mereka melihat rumah salah satu warga gelap. Lampunya mati.
Para remaja tersebut akhirnya mengecek rumah tersebut. Mereka melihat ada orang yang mengenakan pakaian ala ninja. Mereka berhasil menangkapnya.
“Benar! terdapat sesosok dengan pakaian ala ninja sudah berada di teras rumah dengan membawa linggis. Terduga pelaku kepergok warga, spontan lari, dan berhasil tertangkap,” ucapnya.

Warga tidak menduga tersangka TS telah melakukan perbuatan tercela dan membuat keresahan warga selama tiga tahun. TS masih bujang. Dia tinggal sendiri.

“Saya dan warga tidak curiga karena TS orangnya pendiam tidak punya polah dan dia pemain rebana. Saya kaget dan tak percaya,” katanya.
Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Agus Budi Yuwono membenarkan kasus tersebut. Pihaknya sudah menahan pelaku TS.

Selain itu, seorang terduga pencabulan berinisal U dari Polsek Gebang juga ditahan. “Terkait tindak pidana pecabulan pagi tadi diserahkan ke kami. Saat ini masih dalam penyilidikan ada dua orang terduga pelaku,” ucapnya.

Kasat Reskrim menyebutkan kedua orang tersebut juga diduga melakukan tindak pencabulan terhadap dua anak di bawah umur. “Terduga pelaku melakukan aksinya saat dini hari menjelang pagi. TS saat dini hari masuk ke rumah korban melakukan pencurian berupa pakaian perempuan,” katanya. (tom/amd)

Lainnya