Boleh Tarawih di Luar Rumah,

Boleh Tarawih di Luar Rumah,
Masjid Agung Kauman Kebumen saat sedang dibersihkan kemarin (8/4). Hari ini dimulai gerakan bersih-bersih masjid di tingkat kabupaten akan disentralkan di lima masjid.

RADAR KEBUMEN Mengacu pada surat edaran Kementerian Agama Nomor 03 Tahun 2021, penyelenggaraan ibadah Salat Tarawih saat bulan puasa di Kabupaten Kebumen diperbolehkan. Hanya saja, ketentuan pelaksanaannya masih menunggu surat edaran (SE) bupati Kebumen.

Kepala Binmas Kantor Kementerian Agama Kebumen H Khamid menjelaskan, sampai saat ini SE bupati terkait pelaksanaan Salat Tarawih di masjid maupun musala belum ada. Meski demikian, pihaknya sudah mempersiapkan agenda untuk reresik masjid jelang Ramadan. Kegiatan itu akan dilaksanakan hari ini. Yakni dengan  gerakan bersih-bersih tingkat kabupaten akan disentralkan di lima masjid. “Masjid Agung Kauman, Masjid Al Amin Islamic Centre, Masjid Al Mukarromah Panggel, Masjid Al Muhajirin Cigaru, dan Masjid Al Huda Panjer,” jelas Khamid kemarin (8/4).

Bersih masjid, kata Khamid, sebagai kontrol kesiapan masjid menghadapi kegiatan di bulan Ramadan dengan menjalankan protokol kesehatan. Dalam SE Kemenag, dibolehkannya Salat Tarawih berjamaah dengan menjaga jarak aman kurang lebih satu meter. Selain itu diwajibkan membawa alat ibadah sendiri, serta kehadiran paling banyak 50 persen dari kapasitas masjid atau musala.
Selain itu, kegiatan buka puasa bersama juga boleh dilakukan. Namun dengan jumlah kehadiran hanya separuh dari kapiktas ruangan. “Tausiyah nantinya diberikan durasi 15 menit,” kata Khamid.

Sekretariat Masjid Agung Kauman Kebumen Sutrimo menuturkan, akan membuka masjid untuk bisa dilaksanakan Salat Tarawih berjamaah saat bulan puasa. Nantinya, jarak setiap jamaah akan diatur sejauh satu meter. Jika ruangan masjid terisi penuh, akan disiapkan pula tempat salat di halaman masjid. “Kami tidak membatasi, namun kalau sudah penuh masyarakat diminta paham dan tidak lagi masuk untuk berdesak-desakan. Karena masih di kondisi pandemi Covid-19,” tuturnya.

Di hari biasa, Masjid Agung mampu menampung 750-1.000 jamaah. Jika Ramadan tahun lalu masjid tidak dibuka, saat ini persiapan ketat sedang dilakukan. Nantinya, akan ada petugas yang mengecek suhu tubuh jamaah. Serta menyediakan masker dan handsanitzer. “Masker disiapkan saat ada jamaah yang lupa membawa, tapi nanti akan kami peringatkan saat tidak memakai masker,” jelasnya.

Untuk acara buka bersama, hanya akan disediakan sekitar 200 porsi. Bagi jamaah yang mengikuti kajian sebelum Salat Maghrib. Jumlah tersebut sudah dipotong 50 persen. Dari yang biasanya, ada sekitar 450-500 porsi disiapkan untuk buka bersama.

Kepala Dinas Kesehatan Kebumen Budi Satrio menuturkan, hanya zona selain merah yang bisa melaksanakan Salat Tarawih di masjid. Sedangkan wilayah yang dikategorikan berzona merah, tidak diperbolehkan. “Boleh, kecuali yang zona merah,” tegasnya. (eno/din/er)

Salat Tarawih Boleh:

  • Hari ini dimulai gerakan bersih-bersih masjid dan musala
  • Salat Tarawih berjamaah dengan menjaga jarak aman kurang lebih satu meter.
  • Diwajibkan membawa alat ibadah sendiri,
  • Kehadiran paling banyak 50 persen dari kapasitas masjid atau musala.
  • Kegiatan buka puasa bersama juga boleh dilakukan dengan jumlah kehadiran hanya separuh dari kapiktas ruangan.
  • Tausiyah nantinya diberikan durasi 15 menit.

Lainnya