Spectra, Terinspirasi PUBG Mobile

Spectra, Terinspirasi PUBG Mobile
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mencoba mengemudikan Spectra,mobil listrik tenaga surya, inovasi siswa SMA Muhammadiyah Gombong di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, kemarin (12/4).

Radar Kebumen  Sebuah mobil listrik tenaga surya karya siswa SMA Muhammadiyah Gombong diluncurkan oleh Bupati Kabumen Arif Sugiyanto, kemarin (12/4). Mobil yang diberi nama Spectra (Solar Powered Electric Vehicle) ini, memiliki keunggulan mengatasi polusi udara dan keterbatasan sumber daya alam sebagai bahan bakar.

Salah satu siswa SMA Muhammadiyah Gombong Muhammad Tsaqif Faqiyudin yang ikut dalam tim pembuatan mobil ini mangakui, mobil yang diciptakan ini terinspirasi dari game online yaitu PUBG Mobile. Karena memanfaatkan tenaga surya, inovasi mobil diklaim ramah lingkungan dan tidak mengeluarkan polusi asap.

Mobil tersebut dibuat menggunakan lima panel solar cell yang terdapat pada bagian atap mobil. Dalam pembuatannya, Tsaqif mengaku bersama timnya membutuhkan waktu sekitar dua bulan. Untuk merakit dan menguji mobil buatannya. “Butuh dua bulan untuk bisa mobil ini di-test drive. Kalau durasi atau jamnya kami belum tahu, tapi untuk jarak maksimal 20 kilometer,” ujar Tsaqif.

Mobil tenaga surya ini menggunakan dinamo brushless dc dengan kekuatan 800 watt. Total baterai berjumlah 5 unit. Dengan 4 unit baterai penggerak mesin dan 1 unit baterai untuk menyalakan komponen elektronik tambahan masing-masing 12 volt dengan arus 35 ampere. Jika matahari terik, baterai akan terisi penuh sekisar 5-6 jam melalui panel solar cell.”Harapannya, mobil hanya memiliki satu kursi tanpa atap tersebut, tidak hanya sekadar menjadi modal transportasi, melainkan sebagai ajang kampanye ramah lingkungan,’’ tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, bupati menyempatkan untuk
menjajal kendaraan tenaga surya di jalan raya. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada SMA Muhammadiyah Gombong. Diharapkan, inovasi yang dihasilkan tidak sampai di sini, namun dapat dikomersialisasikan. Pengujian dan pengembangan inovasi juga harus dilakukan. Sehingga sistem controller, kekuatan, dan kecepatan kendaraan bisa bekerja dengan baik. “Sehingga dapat memberi manfaar kepada sekolah dan masyarakat luas,” harap Arif.

Terlebih saat ini, pemerintah pusat tengah mendorong program percepatan kendaraan bermotor listrik segera sukses di seluruh Indonesia. Namun perlu diingat, sebelum mobil Spectra bisa digunakan masyarakat umum, kendaraan harus sudah tersertifikasi. Seperti tes uji coba di sirkuit, uji coba jalan raya serta telah diuji coba tabrakan. ” Faktor keselamatan dan keamanan tetap menjadi faktor utama,” tegasnya. (eno/din/er)

Lainnya