THR Harus Utuh dan Tepat Waktu

THR Harus Utuh dan Tepat Waktu
Ketua Dewan Pimpinan Cabang Konfederasi Serikat Pekerja Buruh Seluruh Indonesia (DPC-KSPKBSI) Kabupaten Kebumen Akif Fatwal Amin.

RADAR KEBUMEN Kementerian Ketenagakerjaan mengeluarkan Surat Edaran nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Tahun 2021 bagi pekerja atau buruh di perusahaan. Diharapkan, pemberian THR diberikan utuh dan tepat waktu.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Konfederasi Serikat Pekerja Buruh Seluruh Indonesia (DPC-KSPKBSI) Kabupaten Kebumen Akif Fatwal Amin menjelaskan ketentuannya, THR diberikan saru minggu sebelum hari raya. Dengan jumlah nominal satu bulan upah yang didapatkan.

Nantinya, pemantauan bersama akan dilakukan oleh serikat pekerja dan dari dinas terkait. Jika ada perusahaan yang telat membayarkan THR, akan dilaporkan ke satuan pengawas tenaga kerja dari Provinsi Jawa Tengah. Tenaga pengawas akan melakukan monitoring dan memberikan sanksi maupun denda. “Namun kalau memang terdampak, dan ada kesepakatan antara pemberi kerja dan pekerja untuk menunda pemberian THR, tidak apa-apa,” kata Akif kemarin (19/4).

Pekerja dengan masa kerja di bawah satu tahun, kata Akif, sudah berhak mendapatkan THR. Di Kebumen, ada puluhan ribu buruh dengan persentase terbanyak dari serikat pekerja rokok, tembakau, makanan, minuman (RTMM), farmasi, transportasi, pariwisata, perhotelan dan migas. “Meski tahun lalu THR ditunda, diharapkan sekarang jangan ditunda maupun dicicil,” pangkasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kebumen Solatun mengimbau agar perusahaan bisa membayarkan THR pekerja tepat waktu. Dengan demikian, ekonomi di tingkat masyarakat bisa kembali berputar dan kembali merangkak naik. “Terlebih ini masih dalam kondisi pandemi. Sehingga THR pekerja bisa diberikan secara utuh dan tepat waktu,” desaknya. (eno/din/er)

Lainnya