Deklarasikan Pilkades Damai dan Kondusif

Deklarasikan Pilkades Damai dan Kondusif
TERBUKA: Sebanyak 105 calon kepala desa dari 41 desa di 15 kecamatan di Kabupaten Purworejo deklarasikan damai Pilkades Serentak 2021 di Pendapa Kabupaten Purworejo Kamis (22/4). (PEMKAB PURWOREJO FOR RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2021 di Kabupaten Purworejo resmi dilakukan 3 Mei mendatang. Seluruh calon kades berkomitmen menciptakan pilkades yang damai dan kondusif.

Sebanyak 105 calon kades dari 41 desa di 15 kecamatan di Kabupaten Purworejo mendeklarasikan pilkades damai di Pendapa Kabupaten Kabupaten Purworejo Kamis (22/4). Deklarasi juga diikuti seluruh unsur terkait.

Bupati Purworejo Agus Bastian menyebutkan, setelah deklarasi seluruh unsur harus berkomitmen bersama menciptakan pelaksanaan pilkades serentak yang aman, damai, dan kondusif. Sebab, penyelenggaraan pilkades merupakan tanggung jawab bersama.

“Ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menyukseskan pelaksanaan pilkades. Saya berharap deklarasi damai ini tidak hanya menjadi sebuah seremoni, namun benar-benar terwujud,” harap dia.

Bupati juga berharap usai pilkades nanti tidak menyisakan permasalahan. Terutama masalah hukum. “Semoga pilkades ini bisa dilaksanakan secara demokratis berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil,” tegas Bastian.

Sebelumnya, pilkades serentak sempat akan ditunda Juni mendatang. Namun, berdasarkan hasil konsultasi Pemkab Purworejo, DPRD Kabupaten Purworejo, dan perwakilan Polosoro dengan Kemendagri beberapa waktu yang lalu dipastikan gelaran pilkades tetap dilaksanakan 3 Mei.

”Kalau sampai ditunda, yang susah adalah peserta pilkades. Karena akan menambah biaya. Sehingga atas petunjuk Kemendagri, diperkenankan melanjutkan pilkades ini,” katanya.

Tak lupa, Bupati mengimbau saat pelaksanaan pilkades harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran virus korona (Covid-19). Setiap calon kades diminta untuk tidak duduk di tempat pemugutan suara pada saat pemungutan suara. Mereka sebaiknya memantau dari rumah masing-masing.

Nantinya bakal dibentuk sub panitia tingkat kecamatan yang akan memperkuat pengawasan prokes dalam semua tahapan pilkades. Langkah ini agar aman dan bebas Covid-19.

Bupati juga mengimbau camat untuk senantiasa mengingatkan penjabat kades, perangkat desa, dan badan permusyawaratan desa (BPD) agar menjaga netralitas dan mendukung kelancaran pelaksanaan pilkades serentak ini. ”Selamat berlaga. Hindari money politics,” tegas Bastian. (han/amd)

Lainnya