Jangan Mudah Emosi, Lebih Mudah Raih Prestasi

Jangan Mudah Emosi, Lebih Mudah Raih Prestasi
KELAS NASIONAL: Lilis Widiyati giat berlatih pencak silat di Perguruan Manunggal Adi Suci di Desa Sikepel, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. (ISTIMEWA)

RADAR PURWOREJO – Lilis Widiyati mampu menorehkan prestasi tingkat nasional. Dia mampu membawa pulang Piala Ibu Presiden usai juara Lomba/Tanding Pencak Silat Kartini Cup 2021.

Momentum peringatan Hari Kartini 21 April 2021 ini menjadi catatan spesial bagi Lilis Widiyati. Siswa jurusan farmasi SMK Kesehatan Purworejo ini berhasil menorehkan pestasi. Dia berhasil menjadi juara pertama Lomba/Tanding Pencak Silat Kartini Cup 2021 Piala Ibu Presiden yang diselenggarakan di Bogor Jawa Barat, 9 sampai 11 April lalu.

Anak bungsu pasangan almarhum Asrul Bunari dan Mujiati ini sudah menekuni olahraga pencak silat sejak kelas delapan SMP. Tinggal di Dusun Jelamprang RT 1 RW 3, Desa Kaliurip, Kecamatan Bener, dia rajin berlatih di perguruan yang ada di kecamatan tersebut. Yakni, Perguruan Manunggal Adi Suci di Sikepel, Kecamatan Bener.

“Ikut lomba sudah saya persiapkan sejak 2020. Dalam pelaksanaannya saya harus lima kali bertanding. Saya memang suka silat sejak dulu. Ayah sudah meninggal dan kata ibu, ayah dahulu seorang pelatih silat. Juara ini juga kado untuk ayah saya,” ucap Lilis.

Menurutnya, dalam pertandingan pencak silat dibutuhkan kesabaran, telaten, dan fokus. Selain itu, jangan mudah emosi. ”Kalau bisa seperti itu lebih mudah untuk menorehkan prestasi atau meraih juara,” ujarnya.

Kepala SMK Kesehatan Purworejo Nuryadin mengapresiasi prestasi yang diraih Lilis. Salah satu bentuk apresiasi yang diberikan berupa piagam penghargaan dan bebas sumbangan pembinaan pendidikan (SPP).

“Sekolah harus memberikan apresiasi kepada siswa yang berprestasi. Lilis sudah mengharumkan nama sekolah,” ucapnya.

Dijelaskan, orientasi pendidikan sudah berbeda. Siswa tidak hanya dituntut pandai dalam mata pelajaran. Mereka juga harus meningkatkan rasa percaya diri, memiliki mental berkompetisi, berpikir positif, dan terbuka.

Awal 2021, SMK Kesehatan meraih banyak prestasi. Sedikitnya ada enam kompetisi bidang seni maupun olahraga tingkat kabupaten maupun nasional.

“Intinya satu, jangan takut berimajinasi untuk kreatif dan bertanggung jawab. Semangat songsong masa depan,” ucapnya. (tom/amd)

Lainnya