Tukang Becak Keluhkan Sepi Penumpang

Tukang Becak Keluhkan Sepi Penumpang
SABAR: Beberapa tukang becak menunggu penumpang di Jalan Pemuda Rabu (28/4). (JIHAN ARON VAHERA/RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Tukang becak mengeluh sepi penumpang sejak pandemi virus korona (Covid-19). Selain itu, saat ini masyarakat lebih memilih menggunakan sarana transportasi online.

“Sekarang sepi. Sejak adanya pandemi itu. Apalagi, dibandingkan dengan zaman dulu tentu jauh,” ujar Budi Waluyo, tukang becak yang mangkal di Jalan Pemuda, kepada Radar Purworejo Rabu (28/4).

Pengguna becak tetap ada. “Sekarang kan banyak ojek online itu, taksi online, dan sebagainya. Tapi, kan itu untuk jarak jauh-jauh. Kalau becak kan paling untuk jarak dekat. Jadi, kalau saya pribadi tetap masih ada penumpang,” ungkapnya.

Dikatakan, penurunan penumpang dratis ketika awal pandemi. Hingga kini pun penumpang masih sepi. “Saya biasanya kalau tidak di sini (Jalan Pemuda), ya di kantor pos,” ungkapnya.

Budi menyebutkan, penghasilannya selama satu hari tidak pasti. Terkadang memperoleh penumpang. Terkadang sama sekali tidak ada penumpang. “Ndak mesti. Tiga hari kemarin blas tidak ada penumpang. Biasanya sampai malem sekitar pukul 19.00. Harapannya kalau pukul 17.00 tidak dapat penumpang nanti jam-jam berikutnya bisa dapat. Tapi, ternyata tidak,” sambung dia.

Sebagian besar tukang becak mengangkut penumpang dan barang-barang belanjaan. “Kalau saya biasanya penumpangnya dari rumah sakit (Panti Waluyo) karena dekat, terus kantor-kantor begitu,” kata lelaki yang sudah berprofesi menjadi tukang becak selaam sepuluh tahun itu.

Berdasarkan pantauan Radar Purworejo, di jalan-jalan yang biasa untuk mangkal tampak sejumlah ada becak. Di antaranya, di Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan Urip Sumoharjo, dan Jalan WR Supratman. (han/amd)

Lainnya