Launching Tim Penanganan Insiden Keamanan Siber

Launching Tim Penanganan Insiden Keamanan Siber
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto meluncurkan Tim Penanganan Insiden Keamanan Siber atau Computer Security Incident Response Team (CSIRT) kemarin (2/6).

Radar Kebumen  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen me-launching Tim Penanganan Insiden Keamanan Siber kemarin (2/6). Bernama Computer Security Incident Response Team (CSIRT), ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menjelaskan, CSIRT merupakan sebuah tim yang dibentuk untuk melaksanakan monitoring keamanan informasi dan penanganan insiden siber. Serta melakukan publikasi berita terkait keamanan siber agar tidak menyebar dan sistem tetap berjalan normal. “Termasuk penanganan insiden siber serta melakukan publikasi berita terkait keamanan siber,” jelas Arif melalui keterangan tertulis.

Saat ini, kata Arif, serangan siber sering mengarah pada situs milik pemerintahan karena data yang strategis. Oleh karena itu, pihaknya mendukung upaya peningkatan keamanan siber dan persandian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam bentuk Kebumen Kab CSIRT. Untuk itu bupati berharap agar dalam pelaksanaannya, Kebumen Kab CSIRT dapat berkoordinasi dengan konstituen yang merupakan pengguna teknologi informasi komputer (TIK) di lingkungan Pemkab Kebumen. “Sekaligus dengan Jateng Prof-CSIRT dan CSIRT yang ada di sekitar wilayah Kabupaten Kebumen dalam penanganan keamanan siber,” harapnya.

Direktur Penanggulangan dan Pemulihan Pemerintah Deputi Bidang Penanggulangan dan Pemulihan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hasto Prastowo menuturkan pada 2021 terbentuk 35 CSIRT di 7 Kabupaten/Kota di indonesia. Kabupaten Kebumen merupakan yang pertama terdaftar di BSSN. Hasto berharap pembentukan CSIRT akan dilanjutkan dengan penguatan sumber daya manusia, perangkat dan jaringan. (eno/din/er)

Lainnya