Sudah Lakukan Isoman di Rumah

Sudah Lakukan Isoman di Rumah
Puskesmas Petanahan melakukan sampel tes swab terhadap para santri  di Pondok Pesantren Al-Istiqomah Tanjungsari, Petanahan.

Radar Kebumen  Pembelajaran di pondok pesantren (ponpes) di wilayah Kabupaten Kebumen sudah kembali aktif minggu ini. Sebelum kembali ke ponpes, para santri diwajibkan isolasi mandiri (isoman) kurang lebih 10 hari selama di rumah masing-masing. Hal ini dilakukan agar saat santri kembali ke ponpes, bisa langsung mengikuti kegiatan pembelajaran.
Pengasuh Pondok Pesantren al-Hasani Kebumen Gus Fachruddin Ahmad menjelaskan, sampai saat ini kedatangan santri di masing-masing ponpes di wilayah Kebumen belum mencapai 100 persen. Begitu pula dengan Ponpes al-Hasani. Meski demikian, pihaknya telah menginformasikan agar santri segera kembali ke ponpes mengingat pembelajaran dimulai minggu ini.
Sebelum datang ke ponpes, santri dan wali santri sudah diimbau untuk melakukan karantina di rumah masing-masing. Datang ke ponpes menggunakan kendaraan pribadi dan tidak menggunakan kendaraan umum. Serta santri yang datang wajib membawa surat keterangan bebas Covid-19 minimal dari puskesmas setempat. Hal ini bertujuan agar santri yang diketahui reaktif, tidak diperkenankan kembali ke pondok sementara waktu.  “Sehingga santri tidak perlu lagi melakukan isolasi mandiri saat tiba di pondok, karena sebelumnya sudah isolasi di rumah,” kata Fachrudin kemarin (2/6).
Fachrudi yang juga ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama (NU) Kebumen ini mengaku satgas jogo santri di setiap ponpes saat ini masih terus dijalankan. Mereka, selalu berkoordinasi dengan puskesmas kecamatan setempat untuk melakukan pemantauan santri dan mengawal kegiatan yang ada. “Sampai saat ini, belum ada kendala,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasi Pendidikan Diniah Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kebumen Makruf Widodo menuturkan, sampai saat ini pihaknya terus memantau kedatangan santri dari masing-masing ponpes. Setiap ponpes, juga diinstruksikan untuk terus berkoordinasi dengan satgas Covid-19 setempat. Jika diperlukan, tes swab bisa dilakukan oleh ponpes dengan puskesmas terdekat. “Tes sudah dilakukan oleh ponpes masing-masing kerja sama dengan puskesmas setempat. Seperti  di Ponpes al-Istiqomah Tanjungsari, Petanahan,” ungkap Ma’ruf.
Menurut Ma’ruf, santri di wilayah Kebumen telah kembali ke ponpes mulai minggu terakhir Mei. Meski demikian, santri di wilayah Kebumen belum seluruhnya kembali. “Mereka pulang saat awal ramadan, dan kembali mulai 10 syawal atau 22 Mei hingga 31 Mei,” lanjutnya. (eno/din/er)

Lainnya