ISP Jaring Pesepakbola Berbakat

ISP Jaring Pesepakbola Berbakat
SELEKSI: Pemain seleksi Diklat ISP Football Academy bertanding di Stadion Olahraga Sarwo Edhie Wibowo Kabupaten Purworejo kemarin (7/6). (HENDRI UTOMO/RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Ikatan Sepak Bola Purworejo (ISP) Football Academy (FA) Purworejo mulai menjaring bibit berbakat. Mereka yang terpilih bakal diikutkan dalam pogram pendidikan kilat (diklat).

Seleksi tersebut sebagai kelanjutan pembentukan sekolah sepak bola (SSB) di tingkat desa. “Seleksi kali ini merupakan titik awal penjaringan talenta muda Purworejo. Siswa-siswa berbakat dan punya kemauan menjadi pemain sepak bola profesional dan lolos seleksi akan diikutkan dalam Diklat ISP Football Academy sebagai pemain masa depan,” kata Ketua ISP FA Kabupaten Purworejo Angko Setiyarso Widodo di sela seleksi di Stadion Olahraga Sarwo Edhie Wibowo Purworejo kemarin (7/6).

Seleksi tahap pertama diikuti 150 anak dari berbagai SSB di Kabupaten Purworejo. Gelombang kedua dibuka Juli mendatang.

Syarat pendaftaran yakni tercatat sebagai tim SSB ISP Kabupaten Purworejo. Sedangkan mereka yang belum bergabung dalam SSB bisa mengikuti seleksi dengan membayar pendaftaran Rp 100 ribu.

“Seleksi pertama langsung dilakukan Edy Saputra, yang tidak lain pelatih Timnas AFF 2018,” jelasnya.

Manajer ISP FA Rohman Supriyadi menambahkan, pihaknya membuat dua kelompok umur untuk seleksi angkatan pertama. Yakni, kelas 7 SMP atau kelas 10 SMA.

Pemilik Klub Merden Banjarnegara ini menyatakan, siswa terpilih akan masuk asrama dan mendapatkan pelajaran karakter atlet. “Kami akan menanyakan orang tua siswa, siap tidak jika anaknya diasramakan, dididik menjadi pemain atau atlet sepak bola. Sebab, kami membutuhkan totalitas dan dukungan orangtua siswa,” tegasnya.

Ditegaskan, kurikulum diklat ISP FA tidak hanya mengajarkan teknik bermain sepak bola secara benar. Mereka juga diajarkan karakter sebagai atlet, belajar teknik individu, dan belajar taktik tim.

“Selambat-lambatnya sepuluh tahun yang akan datang Purworejo memiliki pemain sepak bola andal. Apalagi, Purworejo bakal memiliki stadion sepak bola yang megah. Stok atlet sudah melimpah. Dunia sepak bola Purworejo menatap masa depan yang cerah,” tegasnya.

Dwi Windi, salah seorang wali siswa, mengaku bangga melihat putranya Brian Agus Putra, 13, ikut seleksi. “Sebelumnya anak saya bergabung dengan tim Real Madrid UNY, sejak pandemi Covid-19 keluar. Sekarang bergabung Bener United. Kami total memberikan dukungan,” ungkapnya. (tom/amd)

Lainnya