Masyarakat Diminta Lakukan Swab

Masyarakat Diminta Lakukan Swab
Satgas membagikan sembako bagi masyarakat yang melakukan isolasi mandiri di Desa Kedungjati, Sempor kemarin (13/6).

Radar Kebumen  Tracing kepada masyarakat yang kontak erat dengan kasus positif Covid-19 terus digencarkan. Tracing dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 semakin meluas di Kabupaten Kebumen dari tingkat Kepolisian Resor (Polres) hingga Kepolisian Sektor (Polsek).

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Kebumen Iptu Tugiman menjelaskan, giat tracing dilakukan oleh Polsek Sempor kemarin (13/6). Petugas mengimbau kepada salah satu keluarga warga Desa Kedungjati, Sempor yang telah kontrak erat dengan salah satu anggota keluarga yang dinyatakan positif Covid-19. Saat tracing, warga yang kontak erat diimbau untuk mengikuti swab antigen. “Giat tracing di antaranya mengingatkan untuk mengikuti swab antigen. Besok Senin (hari ini, Red) akan diswab di Puskesmas Sempor,” jelas Tugiman.
Selain menimbau untuk mengikuti swab, gugus tugas juga memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang melakukan isolasi mandiri. Selain itu, Polsek lainnya yakni Polsek Kutowinangun secara masif mengawal kegiatan vaksinasi di desa-desa. Menyasar 398 warga Desa Jlegiwinangun, vaksinasi dilakukan pada Sabtu (12/6) lalu. “Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai persebaran Covid-19,” lanjutnya.

Sasaran vaksinasi,meliputi warga yang bertugas sebagai pelayan publik. Seperti guru, kader, perangkat desa, Satga, lansia dan pra lansia. Menurut Tugiman, jika masih ada warga yang ragu melakukan vaksin, pihaknya siap untuk meyakinkan masyarakat. Bahwa vaksinasi Covid-19 aman dilakukan. Jika perlu, penjemputan dan sosialisasi terkait vaksin akan dilakukan di rumah masyarakat.
Sementara itu, Ketua Bidang Informasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Kebumen Cokro Aminoto menjelaskan capaian vaksinasi Covid-19 di Kebumen pada Kamis (10/6) mencapai 100.808 dosis. Dengan rincian 60.106 untuk dosis pertama dan sosis kedua mencapai 40.702. Sementara untuk kasus aktif tercatat hingga 380 kasus. Tersebar di 24 Kecamatan dengan Kecamatan Sadang dan Poncowarno tidak memiliki kasus aktif. “Sementara itu, kecamatan dengan kasus aktif lebih dari 10 ada di 15 kecamatan,” bebernya. (eno/din/er)

Lainnya