Delapan Remaja Disanksi Push-up

Delapan Remaja Disanksi Push-up
AYO DISIPLIN: Tim gabungan memberikan sanksi kepada masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dalam patroli Alun-alun Purworejo (14/6). (HEDNRI UTOMO/RADAR URWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Patroli di kawasan Alun-Alun Purworejo diperketat. Langkah ini untuk menekan penyebaran virus korona (Covid-19). Terlebih, usai ledakan kasus Covid-19 di Desa Brenggong Kecamatan/Kabupaten Purworejo.

Patroli melibatkan tim gabungan. Yakni, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Purworejo, Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo, dan Unit Pembantu Terpadu (UPT) Alun-Alun Purworejo.

Delapan remaja kedapatan melanggar protokol kesehatan (prokes). Mereka diberi sanksi sosial berupa push-up.

“Lonjakan kasus Covid-19 di Desa Brenggong telah mengundang perhatian luas. Klaster takziyah dan tamasya di Desa Brenggong telah menyebabkan 79 warga terkonfirmasi positif Covid-19. Kami ingin kasus ini tidak meluas,” ucap Kepala Satpol PP Kabupaten Purworejo Budi Wibowo Senin malam (14/6).

Dijelaskan, kedisiplinan dan ketaatan penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 menjadi kunci pengendalian. Khususnya, di pusat-pusat keramaian. Termasuk Alun-Alun Purworejo. Kawasan lun-alun biasanya ramai saat libur akhir pekan. Mulai pukul 16.00 sampai 21.15.

Tim gabungan tidak hanya patroli. Mereka juga melakukan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat. Sanksi sosial diberikan kepada siapapun yang kedapatan melanggar prokes. Ada delapan remaja yang terjaring. Mereka diberi sanksi push-up.

“Patuhi prokes Covid-19. Terapkan 5M. Kami tentu tidak bisa mengatasi ini sendiri. Semoga pandemi segera berakhir,” jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Agung Wibowo menyatakan, Pemkab Purworejo sebetulnya tidak terlalu ketat menerapkan pembatasan di kawasan alun-alun. Masyarakat diizinkan berkunjung. Syaratnya harus mematuhi protokol kesehatan. “Silakan berkunjung ke alun-alun Namun, jaga prokes,” ucapnya.

Aryanti, 25, pengunjung Alun-Alun Purworejo, mengatakan, datang bersama saudaranya dari Bogor, Jawa Barat. “Saya mengantar saudara yang ingin melihat Alun-Alun Purworejo. Ternyata memang ramai sekali. Saya dan keluarga mengenakan masker dan tidak berkerumun. Maka, kami aman,” jelas warga Pangenjurutengah ini. (tom/amd)

Lainnya