Masih Banyak Yang Langgar Prokes

Masih Banyak Yang Langgar Prokes
Gugus tugas Covid-19 Kabupaten Kebumen berkeliling kota ingatkan warga untuk selalu memakai masker pada Senin (14/6) malam.

Radar Kebumen  Polres Kebumen bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penanggulangan Covid-19 berkeliling kota Kebumen pada Senin (14/6) malam. Dalam kegiatan tersebut, masih ditemukan masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman menjelaskan masih ada masyarakat Kebumen yang tidak mengenakan masker dan berkerumun. Masyarakat yang tidak patuh, kemudian ditegur dan diberikan sanksi agar tidak mengulangi hal serupa.
Pertokoan, kata Tugiman, juga masih ditemukan yang masih beroperasi melewati jam pembatasan yakni pukul 21.00. Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro diperpanjang hingga 28 Juni mendatang, pusat perbelanjaan atau toko modern, toko, cafe dan pedagang kaki lima (PKL) di Alun-Alun Kebumen, Karanganyar, dan Manunggal Kecamatan Gombong dibatasi sampai dengan pukul 20.00. “Mereka kembali diingatkan bahwa jam operasional sudah habis,” kata Tugiman kemarin (15/5).
Tugiman menuturkan, Surat Edaran Bupati Kebumen Nomor 443/1173 tentang upaya percepatan penanganan pandemi Covid-19 pasca libur Lebaran/Hari Raya Idul Fitri 1552 H di Kabupaten Kebumen, tempat-tempat ibadah yang berada pada desa zona orange dan desa zona merah untuk tidak digunakan kegiatan ibadah. Secara berjamaah atau yang menimbulkan kerumunan. Saat ini, terpantau desa berzonasi merah ada dua yaitu Langs Kecamatan Karangsambung dan Mrentul Kecamatan Bonorowo. Sedangkan desa dalam zonasi orange ada 10 desa yang tersebar di delapan Kecamatan.
Untuk kegiatan sosial, budaya, keagamaan yang berpotensi menimbulkan kerumunan untuk ditiadakan sementara. Khususnya pada wilayah desa zona orange dan desa zona merah. “Mari kita bersama kompak putus persebaran Covid-19. Kita pasti bisa. Ini tanggung jawab bersama,” tandas Tugiman.

Sebelumnya, kegiatan vaksinasi juga dilakukan untuk menekan kasus positif Covid-19 terus bertambah. Agar vaksinasi dapat berjalan sukses, Polres Kebumen ikut dilibatkan. Peran kepolisian lebih ke meyakinkan warga, bahwa vaksinasi perlu dilakukan.

Selama vaksinasi, Polres Kebumen senantiasa mendampingi tenaga kesehatan.
Seperti vaksinasi kepada warga Desa Balorejo, Kecamaran Bonorowo. “Sedikitnya 207 warga mengikuti vaksinasi,” ungkapnya.

Meskipun vaksinasi tidak 100 persen bisa melindungi seseorang dari infeksi virus korona, namun vaksinasi dapat memperkecil kemungkinan terjadinya gejala yang berat dan komplikasi akibat Covid-19. Selain itu, vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk mendorong terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok. Hal ini penting karena ada sebagian orang yang tidak bisa divaksin karena alasan tertentu. “Kami mengimbau kepada warga masyarakat, jangan ragu mengikuti program vaksinasi,” harapnya. (eno/din/er)

Lainnya