Melihat Khitanan Masal NU Ranting Semawung

Melihat Khitanan Masal NU Ranting Semawung
SEMARAK: Peserta khitanan masal dikirab sebelum disunat di Desa Semawung, Kecamatan/Kabupaten Purworejo, Minggu (20/6). (HENDRI UTOMO/RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Belasan anak mengikuti khitanan masal yang diadakan pengurus Nahdlatul Ulama Ranting Desa Semawung, Kecamatan/Kabupaten Purworejo. Sebelum disunat, para peserta mengikuti prosesi kirab.

Suasana Dusun Krajan RT 1 RW 1 Desa Semawung, Kecamatan/Kabupaten Purworejo, tampak semarak Minggu lalu (20/6). Sebanyak tujuh belas anak dikirab. Belasan anak tersebut merupakan peserta khitanan masal yang diselenggarakan Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Desa Semawung.

Prosesi khitanan diawali doa bersama di Musala Al Maslakhah. Peserta khitan lantas dikirab dengan diiringi musik rebana. Khitanan dilaksanakan di rumah Muhammad Ishak di Dusun Krajan. Selama khitanan diterapkan protokol kesehatan ketat mengingat saat ini dalam kondisi pandemi virus korona (Covid-19).

Rio Ramadan, peserta khitanan masal, mengaku lega setelah disunat. Namun, siswa kelas empat SD Semawung tersebut juga menyatakan awalnya takut.

“Alhamdulillah sudah disunat,” ucapnya.

Ketua NU Ranting Semawung Hambyah menyatakan peserta sunatan masal ini cukup banyak. “Ada tujuh belas anak yang ikut (khitanan masal). Mereka memang sudah waktunya untuk disunat,” ucapnya.

Dijelaskan, khitanan masal ini merupakan kali pertama dilaksanakan NU Ranting Desa Semawung. Kegiatan ini dimaksudkan untuk membantu warga yang kurang mampu.

Pelaksanaan sunat masal sengaja dibarengkan dengan awal libur sekolah.

“Khitan bagi umat muslim, wajib. Mudah-mudahan mereka menjadi anak yang salih dan menjadi kader NU militan,” jelasnya.

Kepala Desa Semawung Samud Purnomo mengungkapkan, kegiatan tersebut sangat membantu warga. Dia berharap khitanan masal ini bisa digelar rutin setiap tahun.

“Ini bukti NU Ranting Desa Semawung eksis dan berkembang,” ujarnya. (tom/amd)

Lainnya