Terapkan Lagi Sanksi Menyapu Jalan

Terapkan Lagi Sanksi Menyapu Jalan
Pelanggar prokes tengah menyapu jalan di Kulonprogo. Kegiatan tersebut sebagai sanksi bagi warga yang diterapkan kembali oleh Pemkab Kulonprogo.

KULONPROGO Pemkab Kulonprogo kembali menerapan sanksi sosial bagi masyarakat yang kedapatan melanggar protokol kesehatan (prokes). Sebanyak 25 pelanggar prokes di wilayah Kulonprogo yang kedapatan melanggar prokes disanksi menyapu jalan perkotaan.

Kepala Satpol PP Kulonprogo Sumiran mengatakan, operasi yustisi tersebut digelar guna mensikapi tingginya kasus penularan Covid-19 di wilayah Kulonprogo. Dalam operasi, yang digelar kemarin (22/6) pagi petugas menyasar pengguna jalan dan pengunjung di Pasar Glaheng, Kapanewon Temon.

Sumiran menyampaikan bahwa akhir-akhir ini kasus konfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kulonprogo memang cenderung mengalami peningkatan. Dimana penyebabnya dimungkinkan karena kurangnya penerapan protokol kesehatan di masyarakat. Sehingga perlu ada kegiatan untuk menyadarkan masyarakat tentang upaya pencegahan virus.

“Kegiatan ini akan kami laksanakan dalam tiga kali seminggu dan menyasar tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Seperti di pasar-pasar tradisional,” ujar Sumiran, disela kegiatan kemarin.

Dari hasil penindakan, petugas Satpol PP menemukan sebanyak 25 orang pelanggar yang tidak memakai masker. Masyarakat yang terjaring tersebut kemudian diminta mendatangi surat pernyataan. Serta diberi sanksi sosial berupa menyapu jalan di sekitar pasar.

Dari sejumlah 25 orang pelanggar yang ditindak, lanjut Sumiran,  tercatat sembilan diantaranya merupakan masyarakat Kulonprogo. Sementara 16 lainnya adalah warga luar Kulonprogo. Diharapkan seluruh lapisan masyarakat Kulonprogo untuk jangan abai dan kendor dalam menerapkan pendisiplinan prokes. ” Ini sebagai upaya pencegahan penularan virus Covid 19,” ungkapnya.

Terkait dengan perkembangan kasus Covid-19 di Kulonprogo, juru bicara gugus tugas penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati mengatakan hingga Senin (21/6) tercatat total kasus Covid-19 di Kulonprogo menjadi 7.148 kasus.

Dari jumlah tersebut 91 kasus diantaranya menjalani isolasi di rumah sakit, 974 kasus isolasi mandiri, 5.411 kasus telah selesai isolasi, 534 kasus dinyatakan sembuh dan 138 kasus meninggal dunia. “Untuk Senin ada penambahan sebanyak 106 kasus. Sehingga total konfirmasi positif di Kulonprogo menjadi 7.148 kasus,” ujar Baning. (inu/bah/din/er)

Lainnya