Obwis Milik Keraton Ditutup Sementara

Obwis Milik Keraton Ditutup Sementara
Abdi dalem melintas di area wisata Keraton Jogja yang ditutup sementara, Minggu (27/6). Itu atas perintah Raja Keraton Jogja karena meningkatnya kasus Covid-19.

JOGJA Langkah Pemkab Bantul menutup obyek wisata tiap akhir pekan diikuti Keraton Jogja. Dengan menutup seluruh obyek wisata milik Keraton mulai Sabtu hingga Jumat (26/6-2/7).

Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Keraton Jogja, GKR Condrokirono mengatakan, penutupan Keraton Jogja merupakan dhawuh dalem atau titah dari Raja Keraton Jogja Sri Sultan Hamengku Bawono Ka 10. Penutupan ini dilakukan untuk menjaga kesehatan keluarga besar Keraton Jogja, abdi dalem, serta warga masyarakat Jogja dari Covid-19. “Di samping itu, selama durasi penutupan, akan dilakukan pembersihan dan sterilisasi total pada lokasi-lokasi wisata yang ditutup tersebut,” katanya kemarin (26/6).

Sosok yang akrab disapa Gusti Condro menyebut lokasi wisata yang ditutup bukan hanya Keraton Jogja saja. Tapi juga Museum Kereta Keraton, Kompleks Pagelaran, Keben/Kompleks Kedhaton (Museum Keraton), Tamansari, Puroloyo Imogiri, dan Kotagede. “Kami tutup dahulu mengingat kenaikan kasus positif Covid-19” jelasnya.

Ia menambahkan, penutupan wisata dan ziarah di destinasi milik Keraton ini adalah salah satu upaya Keraton untuk menekan penambahan kasus Covid-19 di DIJ. “Mari kita di rumah saja untuk ikut menekan angka penularan kasus positif yang masih tinggi,”lanjutnya.

Lebih lanjut, GKR Condrokirono menjelaskan, pembersihan lokasi-lokasi wisata sejatinya tidak hanya dilakukan saat masa pandemi saja, melainkan saat situasi normal juga selalu secara berkala. “Setelah adanya pandemi, pembersihan dilakukan lebih intens dan terjadwal untuk meminimalkan penyebaran virus. Kita upayakan yang terbaik,” ujar putri kedua Ngarsa Dalem dan GKR Hemas itu.

Gusti Condro mengimbau agar masyarakat tetap menaati protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas. “Semoga kita semua senantiasa sadar dan tetap mawas diri,” harapnya. (kur/pra/er)

Lainnya