Jasad Sanrusdi Ditemukan di Pantai Karangkemanten

Jasad Sanrusdi Ditemukan di Pantai Karangkemanten
Korban laka air ditemukan, opsar tim SAR gabungan kejadian laka air di pantai Logending dibubarkan kemarin (29/6).

Radar Kebumen  Sanrusdi, 60, korban terseret ombak di pantai Logending pada Minggu (27/6), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia kemarin (29/6). Warga Desa Mangunweni, Ayah tersebut ditemukan di selatan pantai Karangkemanten, Cilacap.

Bakohumas BPBD Kebumen Heri Purwoto menjelaskan korban ditemukan oleh tim SAR Gabungan pada hari ketiga pencarkan dan pemantauan sekitar pukul 09.00. Berlokasi di tengah laut, tepatnya di selatan pantai Karangkemanten Kecamatan Nusawungu, Cilacap atau 6.4 NM (Nautical Mill) laut sebelah Barat dari lokasi kejadian perkara (LKP).

Selanjutnya korban dievakuasi ke darat dan dilakukan identifikasi. Kemudian korban diantar dan diserahkan ke pihak keluarga oleh Tim SAR Gabungan. Dengan di ketemukannya korban, Opsar Tim Gabungan secara resmi ditutup. “Dan potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing,” kata Heri kemarin (29/6).

Sebelum ditemukannya korban, pencarian Sanrusdi dilakukan melalui darat dan laut. Selain melibatkan tim, pihaknya juga dibantu oleh masyarakat dan nelayan sekitar pantai untuk monitoring pencarian. “Koordinasi dengan Basarnas Cilacap, serta potensi SAR atau relawan lain juga dilakukan,” lanjutnya.

Diketahui, kejadian laka air di Pantai Logending mengakibatkan tiga orang pemancing di breakwater dengan jarak kurang lebih 15 meter. Namun, korban lainnya yaitu Mujiyanto alias Minting yang merupakan menantu Sanrusdi selamat. Sedangkan korban lainnya adalah Siman asal Agropeni, Ayah juga selamat.

Dua pemancing bisa selamat dari ombak besar karena masih diposisi semula dan pegangan pada batu breakwater. Sedangkan Samrusdi, jatuh ke laut saat terhantam ombak. Keduanya sempat berusaha menolong korban, namun alat pancing yang diacungkan terlalu pendek. “Korban terbawa arus dan tenggelam,” tuturnya. (eno/bah/er)

Lainnya