Apresiasi Desa Siaga, Waspadai Klaster Keluarga

RADAR PURWOREJO – Peringatan hari ulang tahun ke-75 Bhayangkara diwarnai sejumlah kegiatan. Polres Purworejo memberikan sejumlah penghargaan. Selain itu, menggelar bakti sosial, donor darah, ziarah, dan anjangsana.

Peringatan hari ulang tahun ke-75 Bhayangkara di Kabupaten Purworejo berlangsung semarak. Polres Purworejo memberikan banyak penghargaan. Di antaranya, penghargaan untuk desa yang menjalankan sistem keamanan lingkungan (siskamling), asistensi pos komando (posko) siaga candi, dan posko PPKM berbasis mikro.

Penghargaan diserahkan AKBP Rizal Marito bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-75 Bhayangkara yang dipusatkan di Mapolres Purworejo kemarin (1/7). Hadir Bupati Purworejo Agus Bastian.

“Menyambut HUT Bhayangkara kami juga menggelar bakti sosial, donor darah, ziarah, serta anjangsana. Puncaknya hari ini (kemarin), sesi pemotongan tumpeng dan pembagian hadiah kepada desa-desa yang konsisten mendukung program Polri dan pemerintah,” ucap Rizal.

Berdasarkan hasil penilaian, juara pertama siskamling diraih Desa Kebon Gunung, Kecamatan Loano. Juara kedua direbut Desa Ketangi, Kecamatan Purwodadi. Juara ketiga direngkuh Desa Tegalgondo, Kecamatan Butuh.

Sedangkan untuk asistensi posko siaga candi dan posko PPKM berbasis mikro, juara pertama diperoleh Desa Bajangrejo, Kecamatan Banyuurip. Juara kedua diberikan kepada Desa Kaliwatubumi, Kecamatan Butuh. Juara ketiga diduduki Desa Bulus, Kecamatan Gebang.

Selain penilaian desa siaga Covid-19, ada sejumlah rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara 2021. Di antaranya, vaksinasi masal terhadap 4.100 warga. Ada pula pembagian tiga ribu dosis vaksin ke 27 puskesmas dan 1.100 dosis vaksin diberikan di Pendapa Rumah Dinas Wakil Bupati Purworejo Kutoarjo.

Rizal menegaskan, Polri terus berkomitmen melaksanakan kebijakan dengan menyesuaikan tatanan pola hidup baru di tengah pandemi Covid-19. Terlebih, saat ini Kabupaten Purworejo masuk kategori zona merah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus patuh terhadap protokol kesehatan. Terutama untuk klaster keluarga dan tempat kerja,” tegasnya.

Menurutnya, salah satu yang dibutuhkan ketika terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Purworejo yakni tempat isolasi terpusat di kecamatan atau desa. Semua harus disiapkan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Karena terkadang saat isolasi mandiri di rumah, tempatnya kurang layak sehingga masih bisa menularkan ke anggota keluarga yang lain. Tempat isolasi harus benar-benar bisa mengisolasi dan tidak ada kontak dengan orang lain sehingga penyebaran bisa ditekan,” ujarnya.

Di sisi lain, Polres Purworejo mendapat kejutan dari Pemkab Purworejo. Kejutan tersebut berupa hibah tanah yang diserahkan langsung Bupati Agus Bastian.

“Hibah tanah seluas 4.400 meter persegi ini diharapkan bisa bermanfaat sebagai pusat kegiatan Polres Purworejo selaku penegak hukum dan pengayom masyarakat,” ucap Bastian.

Menurutnya, pemkab berterima kasih kepada Polres Purworejo yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan integritas tinggi mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal ini sangat berarti dalam gerak pembangunan daerah.

Bastian menyebutkan peringatan ulang tahun Bhayangkara kali ini sekaligus menjadi momentum intropeksi dan refleksi guna mencapai tujuan. “Semua berharap, Polri terus meningkatkan pelayanan secara modern dan profesional serta melakukan penegakan hukum secara transparan dan berkeadilan sehingga semakin dipercaya dan dicintai masyarakat,” ujarnya.

Diharapkan, kesadaran hukum masyarakat terus meningkat. Ini tentu tidak terlepas dari kerja keras jajaran Polres Purworejo dalam menjaga ketertiban, melakukan pengamanan, dan mengungkap kasus-kasus pelanggaran maupun tindak pidana.

Menutnya, secara hirarki Polres Purworejo merupakan instansi vertikal yang berada di bawah komando Polri. Namun, Polres Purworejo juga merupakan unsur forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Pemkab Purworejo.

Tanpa dukungan Polres, ungkapnya, apa yang menjadi program pemkab tidak akan terlaksana dengan baik dan optimal. Termasuk dalam penanganan Covid-19.

“Semoga kerja sama dan sinergi yang sudah berjalan dapat dipelihara dan ditingkatkan dimasa yang akan datang,” harapnya. (tom/amd)

Lainnya