Keterpakaian Bed RS Rujukan 79 Persen

Keterpakaian Bed RS Rujukan 79 Persen

Radar Kebumen Tingkat keterpakaian tempat tidur rumah sakit untuk pasien Covid-19 di Kabupaten Kebumen mencapai 79 persen. Persentase tersebut berjumlah 752 dari total 957 tempat tidur yang disediakan oleh 12 rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan Kebumen Budi Satrio menjelaskan, saat ini hanya sekitar 60 persen pasien positif Covid-19 di Kebumen yang menjalani perawatan di rumah sakit. Ia memastikan, jika 100 persen pasien positif Covid-19 di Kebumen harus dirawat di rumah sakit, tentunya ketersediaan bed tidak akan mencukupi.
Jika dirinci, 163 kapasitas bed di rumas sakit Dr Soedirman (RSDS) hanya 16 yang belum terpakai. RS PKU Muhammadiyah Gombong yang menyediakan 319 bed, tersisa 36 bed. Dari 82 bed di RS Prembun, 20 bed belum terpakai. Sebanyak 46 bed di RS PKU Muhammadiyah Sruweng, menyisakan 34 bed belum terpakai.
Selanjutnya 17 bed di RS Palang Biru saat ini terpakai semua. Dari 33 bed RS Khusus Anak Wijaya Kusuma, sisa 12 bed tidak terpakai. RS Purwogondo yang menyediakan 63 bed, hanya sisa 2 bed tidam terpakai. Begitu pula dengan RS PKU Kutowinangun yang sisa 2 bed dari total 17 bed. 35 bed di RS PKU Muhammadiyah Petanahan terpakai seluruhnya. RS Purbowangi dengan 66 bed, ada 25 yang tidam terpakai. “58 bed di RS Permata Medika terpakai seluruhnya, dan rumah sakit darurat dengan 58 bed masih 0 yang terpakai,” beber Budi kemarin (6/7).
Dengan adanya isolasi terpusat di setiap wilayah, kata Budi, hal tersebut telah membantu mengurangi pasien positif Covid-19 harus dirawat di rumah sakit. Sehingga pasien yang khusus dirawat di rumah sakit hanyalah yang tergolong memiliki gejala berat.
Sebelumnya, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menilai kapasitas bed yang keterpakaiannya telah mencapai 70 persen perlu diperhatikan. Jika lebih dari angka tersebut, mempersiapkan bed baru untuk pasien positif Covid-19 harus dilakukan. Ia tidak ingin saat ada lonjakan kasus positif, pasien yang membutuhkan perawatan di rumah sakit tidak tertangani. “Lebih dari 70 persen kita harus buka bed baru,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Informasi Publik satgas Penanganan Covid-19 Kebumen Cokro Aminoto menuturkan, kasus aktif positif Covid-19 di Kebumen pada Senin (5/7) mencapai 1.386. Dengan penambahan kasus sebanyak 82 orang pada hari itu. Sedangkan 194 kasus dinyatakan sembuh, dan 9 orang meninggal dunia. “Saat ini ada 56 desa berzona merah dan 98 zona orange. Jumlah ini menurun dari hari kemarin,” kata Cokro. (eno/din/er)

Lainnya