KAI Siapkan Tiga Titik Pelayanan

KAI Siapkan Tiga Titik Pelayanan
Kereta api menjadi salah satu moda transportasi yang mensyaratkan surat keterangan sudah divaksinasi kepada penumpangnnya.

Radar Kebumen Layanan vaksinasi Covid-19 bagi calon penumpang kereta api (KA) jarak jauh di stasiun Kabupaten Kebumen direncakanan berlokasi di tiga titik. Direncanakan beroperasi hari ini (8/7), layanan vaksinasi bertujuan untuk memudahkan calon penumpang untuk memenuhi syarat perjalanan dengan menunjukkan kartu vaksin minimal telah menerima dosis pertama.

Manager Humas Daop 5 Purwokerto Ayep Hanapi menjelaskan, konter vaksin yang akan melayani calon penumpang KA jarak jauh di Kebumen berlokasi di Puskesmas Kutowinangun, Puskesmas Wero Kecamatan Gombong, dan Kodim Kebumen. Setiap konter, akan dibatasi hanya 40 pasien. Dengan rincian 10 pelaku perjalanan KA, 20 angkutan tranportasi lainnya, dan bagi masyarakat yang berkepentingan di kantor urusan agama (KUA) 10 orang. “Pelaksanaan dimulai Kamis (8/7) dan vaksinasi di bawah pengawasan Dinkes Kabupaten. Vaksin bisa dilakukan H-1 sebelum keberangkatan,” kata Ayep kemarin (7/7).

Saat ini, pihaknya tengah membuat pengumuman yang akan ditempel di beberapa titik. Terkait program vaksinasi yang bisa dilakukan di tiga titik konter. Kontak personal dari setiap konter juga dicantumkan agar calon penumpang bisa bertanya dan melakukan pendaftaran.

Calon penumpang, hanya perlu menunjukkan tiket perjalanan dan kartu tanda penduduk (KTP) untuk bisa melakukan vaksin di konter. Jika lolos dan mendapatkan vaksinasi dosis, tiket vaksin akan dicap basah oleh petugas konter. “Untuk vaksinasi di stasiun, yang melayani saat ini hanya di Purwokerto. Sedangkan di Kebumen ada di konter vaksin yang sudah ditunjuk,” ungkapnya.

Selain menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama, selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat hingga 20 Juli, calon penumpang KA jarak jauh wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2×24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Bagi pelanggan dengan kepentingan khusus yang tidak atau belum divaksin dengan alasan medis tetap dapat menunjukkan surat keterangan dari dokter spesialis. Dengan tetap disertai surat negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen yang masih berlaku. Sedangkan untuk penumpang di bawah 18 tahun, tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin. “Kemudian untuk pelanggan di bawah 5 tahun tidak diharuskan menujukkan hasil RT-PCR atau Rapid Test Antigen,” rincinya.

Sementara itu, Vice President Daop 5 Purwokerto Joko Widagdo menuturkan, bagi pelanggan yang tidak dapat menunjukkan dokumen persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan, tidak diperbolehkan naik KA dan tiket akan dikembalikan 100 persen. Sedangkan persyaratan dan ketentuan pembatalan tiket KA keberangkatan sejak 3-20 Juli adalah bagi KA yang dibatalkan perusahaan bisa dilakukan di loket maupin call center. Mereka akan mendapatkan pengembalian 100 persen. Dana akan diterima oleh pelanggan paling lambat 30 hari setelah pembatalan.
Bagi calon pelanggan yang tidak memiliki atau tidak dapat menunjukkan surat RT-PCR atau RT-Antigen dengan hasil negatif, reaktif atau positif, tidak menggunakan masker dan suhu diatas 37,3 derajat celcius pada saat proses boarding atau tidak memiliki sertifikat vaksin juga akan dikembalikan 100 persen. Pembatalan bisa dilakukan di loket dan call center dan pengembalian dana paling lambat 7 hari setelah pembatalan. “Untuk KA jarak dekat  atau lokal yang dibatalkan oleh perusahaan, paling lambat pengembalian 30 hari. Dengan melampirkan re-print tiket saat pembatalan,” jelas Joko. (eno/din/er)

Lainnya