Manfaatkan Gedung Kesenian dan Sekolah

Manfaatkan Gedung Kesenian dan Sekolah
TERJAMIN: Bupati Purworejo Agus Bastian meninjau tempat lokasi terpusat untuk menampung pasien Covid-19. (JIHAN ARON VAHERA/RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo menyiapkan sejumlah tempat untuk isolasi terpusat bagi para pasien yang terpapar virus korona (Covid-19). Langkah ini untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Sebab, bed occupancy rate (BOR/tingkat keterisian tempat tidur) bagi pasien Covid-19 di rumah sakit menipis.

Bupati Purworejo Agus Bastian menyebutkan, warga yang menyandang status orang tanpa gejala (OTG) hingga bergejala ringan cukup melakukan isolasi mandiri di rumah. Namun, apabila rumahnya tidak memungkinkan dapat melakukan isolasi di desa atau kecamatan.

“Jika sudah tidak cukup, tempat isolasi terpusat kabupaten baru digunakan,” kata Bastian saat meninjau kesiapan tempat isolasi terpusat Selasa (6/7).

Ada sejumlah tempat isolasi terpusat. Di antaranya, Gedung Kesenian W.R. Soepratman, Gedung Wanita, dan GOR Sarwo Edhie Wibowo.
Bupati telah memastikan kesiapan tempat isolasi terpusat tersebut. Kesiapan meliputi kecukupan tempat tidur, toilet, dan kebutuhan sehari-hari.

“Kami juga telah mempersiapkan sejumlah tempat isolasi terpusat di tingkat kecamatan maupun desa. Namun, saya harap bagi warga OTG bisa melakukan isolasi mandiri di rumah,” imbuh dia.

Tempat isolasi terpusat juga ada di tingkat kecamatan. Di Kecamatan Purwodadi dipusatkan di gedung SD Kecamatan Purwodadi dan kompleks gedung Eks Kawedanan Purwodadi. Sedangkan di Kecamatan Kutoarjo dipusatkan di gedung Diklat Kutoarjo.

Bastian membenarkan tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 mulai menipis. Hal itu seiring dengan peningkatan kasus Covid-19 yang tinggi.

Data per Selasa (6/7) pukul 09.00 menyatakan tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit mencapai 84,37 persen dari total 288 tempat tidur. Sebanyak 243 tempat tidur sudah terisi.

“Terkait ketersedian oksigen yang saat ini sudah mulai kritis, saya telah memerintahkan dinas terkait untuk segera mencari solusi seperti mencari penyedia oksigen dari daerah lain,” tandas Bastian.

Tempat isolasi terpusat juga tersedia di tingkat desa. Salah satunya di Desa Krandegan, Kecamatan Bayan. Pemerintah Desa (Pemdes) Krandegan siap menampung warga yang terpapar Covid-19.

“Kami tetap berharap semoga tidak ada lagi yang mengisinya, setelah beberapa kali diisi pasien dalam setahun terakhir sejak awal pandemi,” ujar Kepala Desa Krandegan Dwinanto saat dikonfirmasi Radar Purworejo Rabu (7/7).

Dwinanto menyatakan, ruang isolasi tersebut untuk menampung pasien Covid-19 yang bergejala ringan. “Fasilitasnya cukup lengkap. Ada meja kursi tamu, bed, kamar mandi terpisah, dapur umum, lapangan olahraga, wifi, almari es, dan penjagaan 24 jam,” kata dia. (han/amd)

Lainnya