Harga Gembul Sapi Super Rp 80 Juta

Harga Gembul Sapi Super Rp 80 Juta
MASKOT: Penjual hewan kurban Marus menunjukkan sapi simental bernama Gembul di kandangnya Desa Winong Kidul, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, kemarin (8/7). (HENDRI UTOMO/RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Pandemi virus korona (Covid-19) ternyata tidak mempengaruhi transaksi hewan kurban jelang Iduladha 1447 Hijriah. Minat masyarakat untuk berkurban masih tinggi. Omzet pedagang hewan kurban relatif stabil.

Bahkan, ada seekor sapi super yang harganya dipatok di atas Rp 80 juta. Bobot sapi diberi nama Gembul itu lebih dari satu ton.

Marus, pedagang hewan kurban dari Desa Winong Kidul, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, mengungkapkan, ada beberapa jenis sapi yang banyak dibeli. Di antaranya, jenis peranakan ongole (PO), simental, dan sapi Bali. Berat sapi mulai 500 hingga 800 kilogram.

Dia juga menyiapkan beberapa sapi ukuran super. Beratnya di atas 900 kilogram.

“Sapi ukuran super milik kami jenisnya simental. Namanya Gembul. Beratnya 1,1 ton. Sejauh ini sudah ditawar oleh calon pembeli senilai Rp 80 juta,” ungkapnya kemarin (8/7).

Menurutnya, tidak ada patokan harga baku untuk jenis sapi kurban kelas super. Apabila merasa cocok maka harga cocok berapapun biasanya dibayar.

Marus memastikan pembeli Gembul pasti senang.”Gembul belum saya lepas. Seumpamanya tidak ada yang berani di atas Rp 80 juta mungkin akan tetap saya pelihara sebagai maskot kandang,” ujarnya.

Suroto, penjual di pusat jual beli hewan kurban di Desa Winong Kidul, menyatakan pandemi Covid-19 tidak memengaruhi penjualan hewan kurban.

“Pandemi tetap berpengaruh. Tetapi, semua masih berjalan normal. Alhamdulillah kami memiliki pelanggan setia yang selalu membeli ternak untuk ibadah kurban,” ucapnya.

Dia mengaku jelang Hari Raya Kurban 20 Juli mendatang sudah menjual delapan puluh sapi kurban. Pembelinya masyarakat Kabupaten Purworejo dan sekitarnya.

Menurutnya, permintaan sapi kurban sudah ramai selepas Idulfitri lalu pertengahan Mei. “Harga jual juga naik tetapi tidak signifikan. Harganya masih stabil di kisaran Rp 21 juta sampai Rp 25 juta per ekor. Sebagian sapi di sini sudah dibeli. Hanya dititipkan sampai hari H penyembelihan kurban,” jelasnya. (tom/amd)

Lainnya