Belum Saatnya Dilakukan di Kebumen

Belum Saatnya Dilakukan di Kebumen
Masjid Agung Kebumen menjadi salah satu lokasi yang biasanya untuk penyelenggaraan Salat Idul Adha. Tahun ini kegiatan tersebut ditiadakan.

RADAR KEBUMEN Pemerintah pusat merevisi aturan pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat untuk wilayah Jawa dan Bali 3-20 Juli 2021. Salah satunya adalah memperbolehkan tempat ibadah dibuka kembali. Namun, Pemerintah Kabupaten Kebumen tetap menggunakan aturan lama dan tetap menutup sementara tempat ibadah.
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menjelaskan, diizinkannya tempat ibadah kembali dibuka ada dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 yang direvisi pada Diktum ketiga huruf g dan k Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021. Meski demikian, pihaknya akan tetap menutup tempat ibadah sementara waktu.

Hal ini dilakukan mengingat, PPKM darurat adalah bertujuan untuk mengunci aktivitas masyarakat agar diperketat lagi pembatasannya. “Untuk wilayah Kebumen dengan situasi saat ini, saya kira belum saatnya masjid atau tempat ibadah dibuka,” ujar Arif kemarin (13/7).

Terlebih, lanjut Arif, umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Adha. Sesuai dengan arahan dan keputusan Menteri Agama, dijelaskan bahwa masyarakat diminta agar melaksanakan Salat Idul Adha dilakukan di rumah. Serta tidak perlu berama-ramai menyaksikan pemotongan hewan kurban. “Jadi, tempat ibadah masih kami tutup,” tegas Arif.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kebumen Panut meminta agar masyarakat bisa turut menyukseskan PPKM darurat dengan melaksanakan kegiatan keagamaan di rumah atau daring. Kepada masyarakat muslim yang akan merayakan Hari Raya Idul Adha pada Selasa (20/7) diimbau untuk tetap melaksanakan salat dari rumah. “Diimbau pula kepada aparatur sipil negara (ASN) untuk tidak menjadi imam, khotib dan makmum saar Salat Idul Adha,” kata Panut. (eno/din/er)

Lainnya