Penyekatan Diperluas sampai Gombong

Penyekatan Diperluas sampai Gombong
Seluruh akses jalan menuju Kota Kebumen akan ditutup tidak hanya pada malam hari. Melainkan dari pagi sampai dini hari

Radar Kebumen  Penyekatan menuju arah kota Kebumen sudah dilakukan sejak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat pada 3 Juli lalu. Penyekatan jalan akan diperlebar hingga wilayah Gombong.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menjelaskan, nantinya jalan nasional yang melewati Gombong akan dialihkan ke jalan nasional wilayah Selatan. Sebelumnya, penyekatan hanya dilakukan di enam titik.

Penyekatan dilakukan di Simpang tiga Tanuraksan, Simpang Tiga Kalijirek, Simpang Lima Kebulusan, Simpang Empat Kewayuhan, Simpang Empat Muktisari, dan Simpang Tiga Sijago Selang. “Akan diperlebar sampai Gombong, kendaraan kami alihkan ke selatan,” jelas Arif kemarin (13/7).

Adanya penyekatan jalan dinilai efektif untuk menekan mobilitas masyarakat. Terlebih di hari Minggu, adanya Gerakan Kebumen di Rumah Saja membuat masyarakat patuh untuk tidak beraktivitas di luar rumah. Karena hampir seluruh pertokoan dan pasar yang ada di Kebumen ditutup.

Dinilai efektif, pihaknya kini mulai mencanangkan Gerakan Kebumen Pulih. “Kami ingin semua pulih, Kebumen menjadi lebih sehat, aktivitas kembali normal, ekonomi juga pulih. Masyarakat kembali bergembira,” lanjutnya.

Sementara itu, Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama menuturkan, seluruh akses jalan menuju Kota Kebumen akan ditutup tidak hanya pada malam hari. Melainkan dari pagi sampai dini hari. Aturan ini berlaku sejak Senin (12/7) hingga Selasa (20/7) mendatang. Nantinya, hanya sektor-sektor tertentu yang diizinkan masuk Kota.
Misalnya, kata Piter, pegawai yang 50 persen masuk kantor. Mereka kan diizinkan dengan catatan harus menunjukkan surat atau tanda pengenal bekerja di perusahaan tersebut. “Masyarakat yang masuk rumah sakit kami izinkan. Yang mencari obat kita izinkan. Selebihnya kami minta menaati PPKM darurat,” tegas Piter.
Piter menilai, kebijakan Bupati Kebumen dengan adanya gerakan satu hari di rumah dan penyekatan jalur ke kota sangat efektif untuk menekan angka kasus Covid-19. Aktivitas warga menjadi berkurang dan terbukti patuh. “Penyekatan dan gerakan satu hari di rumah menjadi senjata tambahan bagi kita untuk bisa terus menekan angka Covid-19 sehingga Kebumen bisa cepat pulih,” tandasnya. (eno/din/er)

Lainnya