Penerima BLT Diperluas

Penerima BLT Diperluas
Selama pemberlakukan PPKM darurat, angkutan umum juga terdampak. Tidak beroperasinya angkutan umun, berdampak kepada sopir dan kernet yang berhenti bekerja.

RADAR KEBUMEN Bantuan langsung tunai (BLT) yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen sebesar Rp 750 ribu akan diperluas. Jika sebelumnya hanya pedagang kaki lima (PKL) yang mendapatkan bantuan sosial (bansos), kali ini bansos juga menyasar pelaku transportasi serta pemilik usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menjelaskan, bansos berupa uang tunai akan diberikan kepada pelaku UMKM, sektor jasa transportasi dan pengguna jasa lain yang harus tutup selama PPKM darurat. Tidak hanya PKL yang diminta tutup saat kebijakan tersebut berlangsung, melainkan juga sopir angkutan wilayah Kota Kebumen.
Tidak beroperasinya angkutan umun, berdampak kepada sopir dan kernet yang berhenti bekerja. Selain itu, jasa potong rambut juga harus menutup tokonya selama PPKM darurat berlangsung. “PKL di jalan protokol juga kami minta untuk libur. Kami akan berikan bantuan. Termasuk para sopir angkot yang masuk ke kota sekaligus kernetnya, kami juga minta libur dan dikasih bantuan. Begitu juga juru parkir, tukang potong rambut, semua nanti akan dikasih BLT,” kata Arif kemarin (14/7).
Sebelumnya, lanjutnya, BLT telah diberikan kepada 3.000 PKL. Yang berjualan di sekitar Alun-Alun Kebumen, Alun-Alun Gombong, Alun-Alun Kutowinangun, Alun-Alun Karanganyar, dan Alun-Alun Prembun. Selain pedagang makanan, penyedia jasa mainan anak selama masa PPKM darurat memang diminta tutup. Penutupan, akan dilakukan sampai batas waktu yang akan ditentukan lebih lanjut. Bansos sebelumnya juga diberikan kepada PKL yang berada di obyek wisata (obwis). “Mereka dipilih untuk mendapatkan bansos lantaran harus ditutupnya lokasi mata pencaharian pedagang karena kebijakan PPKM darurat,” ungkapnya.
Bertambahnya penerima BLT, saat ini pemerintah tengah mendata siapa saja yang berhak menerimanya. Disesuaikan dengan kriteria yang telah ditetapkan. Mereka yang sudah terdaftar, akan mendapat bantuan melalui bank ke rekening masing-masing untuk memastikan tidak ada potongan.

Menurut Arif, kurang lebih ada 5.000 UMKM yang akan mendapatkan BLT saat PPKM darurat ini. Hanya diberikan satu kali, target bantuan akan selesai terdistribusi pada Selasa (20/7) mendatang. Bagi para UMKM yang ingin mengajukan bantuan, kata Arif, bisa berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan, dan Dinas Tenaga Kerja dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah. “Silahkan bisa berkoordinasi ke dinas terkait. Sumber dana BLT, kami ambil dari anggaran pemerintah yang sudah direfocusing,” beber Arif. (eno/din/er)

Lainnya