Tidak Perlu Datang ke Disdukcapil

Tidak Perlu Datang ke Disdukcapil
Masyarakat yang akan mengurus dokumen kebendudukan tidak perlu lagi datang ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Karena bisa mencetak sendiri dokumen.

RADAR KEBUMEN Kini, kemudahan bisa semakin banyak dirasakan masyarakat. Mereka yang akan mengurus dokumen kebendudukan tidak perlu lagi datang ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Hal ini karena masyarakat bisa mencetak sendiri dokumen dengan kertas HVS A4 80 gram berwarna putih.
Kapala Disdukcapil Kebumen Maskhemi menjelaskan, hal ini telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil kini telah menerapkan inovasi pelayanan terbaru yang mudah dan praktis. Inovasi ini dalam rangka memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan mengurus dokumen kependudukan baik itu karena hilang, rusak, ataupun ingin memperbarui data. Seperti Akta Kelahiran, Kartu Keluarga (KK) serta Akta Kematian akan dilayani secara gratis tanpa dipungut biaya.
Cara melakukan pencetakan dokumen kependudukan mandiri dari rumah cukup mudah. Hanya dengan ajukan permohonan pencetakan dokumen kependudukan dengan mendatangi kantor Dinas Dukcapil Kebumen “Atau melalui aplikasi layanan kependudukan Kebumen bernama Aplikasi Pancen Maen yang bisa unduh di Google Play Store,” kata Maskhemi melalui keterangan tertulis kemarin (14/7).
Kemudian, cantumkan nomor ponsel atau alamat e-mail yang bisa dihubungi. Ini berguna untuk menerima data dokumen kependudukan yang akan dikirimkan petugas dukcapil dalam bentuk format digital atau Portable Document Format (PDF). Setelah mengajukan permohonan, petugas disdukcapil akan memprosesnya. Setelah diproses, kemudian disahkan melalui mekanisme tanda tangan elektronik (TTE) dalam bentuk pemindai kode QR oleh kepala Disdukcapil.
Lalu, aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) akan mengirimkan notifikasi kepada pemohon melalui layanan pesan singkat (SMS) dan e-mail dalam bentuk informasi link laman situs dukcapil dan PDF. Termasuk akan mencantumkan Personal Identification Number (PIN) yang dapat dipergunakan sebagai kata kunci untuk membuka layanan tersebut. PIN ini bersifat rahasia dan tidak boleh disebarluaskan kepada pihak lain. “Jika semua dokumen yang dikirimkan petugas sudah diterima, wajib diteliti kembali apakah sudah sesuai dengan data diri atau belum,” beber Maskhemi.
Meskipun dokumen bisa dicetak dalam selembar kertas biasa, Maskhemi menegaskan, dokumen yang akan dicetak telah memiliki security printing berhologram anti pemalsuan. Sehingga masyarakat tak perlu khawatir akan keaslian dokumen.
Dalam dokumen yang di cetak, telah memiliki kunci kode pemindai atau kode QR yang terletak di pojok kanan bawah. Kode QR ini berfungsi sebagai tanda tangan elektronik yang menandakan keaslian data dan pengganti tanda tangan dan cap basah yang dulu di cetak dengan security printing. ‘’Untuk itu bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan diri ke sekolah, jenjang SD sampai SMA tak perlu lagi melakukan legalisir dokumen lagi.’’ lanjutnya.
Untuk mengetahui data asli atau palsu, lanjut Maskhemi, masyarakat cukup dekatkan kode QR dengan smartphone. Aktifkan moda pemindai QR di masing-masing perangkat dan terhubung dengan laman situs www.dukcapil.kemendagri.go.id. Nantinya, melalui pemindaian ini akan muncul data lengkap dari masing-masing anggota keluarga. (eno/din/er)

Lainnya