Ajak Siswa Tegar Hadapi Pandemi

Ajak Siswa Tegar Hadapi Pandemi
MOTIVASI: SMK Pancasila 1 Kutoarjo menggelar MPLS kepada peserta didik baru secara daring, kemarin. (Hednri utomo/radar purworejo)

RADAR PURWOREJO – Pandemi virus korona (Covid-19) memaksa seluruh sekolah di Kabupaten Purworejo menyelenggarakan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) peserta didik baru tahun pelajaran 2021/2022 secara virtual. Sejumlah sekolah memanfaatkan MPLS sebagai media memotivasi siswa tetap tegar menghadapi keterbatasan akibat pandemi.

Salah satunya dilakukan SMK Pancasila 1 Kutoarjo. Sekolah yang beralamat di Jalan Mayjend S Parman Kutoarjo tersebut menggelar MPLS selama tiga hari hingga Rabu (14/7). Diikuti 276 siswa baru yang terdiri dari 273 laki-laki dan 3 perempuan.

Konsepnya edukatif penuh kreativitas dan menyenangkan. Belajar dari pengalaman tahun lalu di mana sudah terjadi pandemi, MPLS tahun ini dikemas sedemikian rupa sehingga berkesan bagi peserta didik baru.

Kepala SMK Pancasila 1 Kutoarjo Septi Endah Parwati menyebutkan, MPLS virtual berpedoman pada sejumlah regulasi. Di antaranya, peraturan Kemendikbud dan Instruksi Gubernur Jawa Tengah.

MPLS merupakan kegiatan wajib pada tahun ajaran baru untuk mempersiapkan peserta didik memasuki lingkungan belajar dan sosial baru di SMK Pancasila 1 Kutoarjo. “Harapan kami, orang tua siswa tetap memantau putra-putrinya meskipun MPLS dilakukan secara daring. Siswa juga kami imbau untuk terus menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan khususnya di masa PPKM darurat,” ucapnya.

Ketua Panitia MPLS SMK Pancasila 1 Kutoarjo Eko Gusnawan menjelaskan, MPLS kali ini mengangkat tema Tegar di Tengah Keprihatinan, Menjadi Teladan Merajut Sukses Masa Depan. MPLS dijadikan media membangun motivasi peserta didik agar tidak menyerah menghadapi pandemi. Siswa dididik harus tetap disiplin menjaga kesehatan, menjadi teladan bagi lingkungan, dan semangat meraih prestas.

”Tiga hari penyelenggaraan berjalan lancar dan aman, semua sangat antusias mengikutinya,” jelasnya, kemarin (15/7).

Kegiatan ditekankan pada tata krama dan sosialisasi protokol kesehatan. Selain itu, ada materi tata tertib, penyuluhan kesehatan reproduksi remaja, stunting, dan motivasi diri.

“Kami juga menghadirkan Kapolsek Kutoarjo AKP Markotib untuk materi seputar kamtibmas dan wawasan kebangsaan,” ucapnya. (tom/amd)

Lainnya