Saling Menguatkan, Santuni Peraih Rancage Award

Saling Menguatkan, Santuni Peraih Rancage Award
SALING JAGA: Perwakilan PWI Kabupaten Purworejo menyerahkan santunan dan bantuan kepada keluarga Almarhum wartawan dan sastrawan senior Atas Sampurno Danusubroto, 72, warga Desa Bubutan, Kecamatan Purwodadi, kemarin. (Hendri utomo/radar purworejo)

RADAR PURWOREJO – PWI Kabupaten Purworejo tak membuka program Jogo Tonggo. Program ini sebagai wujud kepedulian kepada wartawan dan keluarganya yang terdampak pandemi Covid-19.

Peduli wartawan. Sikap tersebut ditunjukkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Purworejo dengan mengaktifkan program Jogo Wartawan di masa pandemi Covid-19. Salah satu langkah yang ditempuh yakni penggalangan dana untuk santunan kepada keluarga wartawan.

Pemberian sumbangan dilakukan kepada keluarga wartawan sekaligus sastrawan senior Atas Sampurno Danusubroto. Dia meninggal di RSUD Dr Tjitrowardoyo Purworejo. Jenazah sastrawan yang lahir April 1949 ini dimakamkan dengan protokol kesehatan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Bubutan, Kecamatan Purwodadi, Rabu sore (14/7).

Danusubroto pernah bekerja puluhan tahun sebagai wartawan di sejumlah media masa. Sosok kelahiran Kabupaten Cilacap ini juga melahirkan banyak karya cerpen dan novel.

“Almarhum sudah mengeluh sakit sejak Kamis (8/7). Setelah dilarikan ke puskesmas Senin (12/7), kemudian dirujuk ke RSUD Dr Tjitrowardojo. Anak-anak merantau semua. Yang satu di Sumbawa, dua di Lombok, dan saya sekarang di rumah bersama cucu dan buyut (cicit),” ucap Sri Sayekti, 71, istri Danusubroto, saat menemui perwakilan PWI Purworejo di rumah duka kemarin (15/7).

Teman dekat Danusubroto, Sumanang Tirtasujana, mengenang, almarhum merupakan senior dan kakak angkatan di Persada Studi Club Malioboro. Menurutnya, Danusubroto seangkatan dengan penyair Linus Suryadi, Emha Ainun Najib (Cak Nun), dan novelis Budi Sardjono. Juga, seangkatan dengan penyair seperti Iman Budhi Santosa, Darmanto Jatman, dan Arwan Tuti Artha.

Karya Danusubroto antara lain berupa novel. Di antaranya, berjudul Trah, Sang Pangeran, Pisungsung Kang Wingit, Sak Kedeping Mripat. Novel berjudul Trah yang diterbitkan Narasi Jogjakarta merupakan salah satu novel berbahasa Jawa yang meraih penghargaan tertinggi sastra Jawa Rancage Award pada 2009. “Pak Atas memilih untuk berkarir di genre sastra cerpen dan novel. Selain itu, juga aktif sebagai wartawan hingga masa tuanya,” katanya.

Ketua Pewarta Purworejo Edi Suryana mengungkapkan hal senada. Dia mengaku sangat kehilangan. Di matanya, Danusubroto adalah senior yang tidak lelah membimbing dan memberi semangat. “Hubungan saya dengan almarhum sangat baik,” ucapnya.

Ketua PWI Purworejo Aris Himawan mengungkapkan, Danusubroto adalah wartawan senior dan pernah bekerja di beberapa media. Terakhir, dia berstatus wartawan Majalah Legalitas.

Danusubroto juga dikenal sebagai ahli sejarah. Khususnya, sejarah budaya Kabupaten Purworejo. “Purworejo jelas kehilangan sosok beliau,” ungkapnya.

Aris menjelaskan, program Jogo Wartawan merupakan penjabaran dari Jogo Tonggo yang selama pandemi Covid-19 dicanangkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Ketua PWI Jateng juga sudah mengeluarkan imbauan agar semua PWI level kabupaten/kota mengaktifkan program Jogo Wartawan.

“Kami jalan program Jogo Wartawan di Kabupaten Purworejo, kali ini kami melakukan penggalangan dana untuk santunan paket sembako dan uang tunai kepada keluarga Almarhum (Danusubroto). Kami harus saling menguatkan di tengah pandemi ini,” jelasnya.

Aris mengimbau seluruh wartawan di Kabupaten Purworejo tetap waspada dan berhati-hati dalam menjalankan tugas peliputan. Harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Tidak ada berita seharga nyawa. Jika terpaksa, tidak harus tatap muka atau datang ke lokasi dengan tetap memedomani kaidah dan etika jurnalistik,” harapnya.

Koordinator Jogo Wartawan PWI Kabupaten Purworejo Marnie menambahkan, PWI Kabupaten Purworejo selalu siap membantu jika ada wartawan atau keluarganya yang menjalani isolasi mandiri. Sebab, program Jogo Wartawan memang diaktifkan sebagai bentuk kepedulian sesama insan media di masa pandemi Covid-19.

“Teman-teman jurnalis upayakan selalu sehat. Berhati-hatilah saat peliputan berita. Prokes 5M wajib diterapkan. Dobel masker sebisa mungkin hindari kerumunan,” ucapnya. (tom/amd)

Lainnya