Lebih dari Sekadar Membantu

Lebih dari Sekadar Membantu
Komunitas Kebumen Berbagi (KKB) saat menyalurkan bantuan kepada masyarakat Kebumen yang membutuhkan.

Radar Kebumen Komunitas Kebumen Berbagi (KKB) didirikan oleh Lina Ambarwati dan kawan-kawannya pada Mei 2020 silam. Bermula dari 13 orang, kini anggota KKB telah mencapai 80 orang. Dari usia sekolah dasar, hingga orang tua.
Lina yang saat ini tengah mengenyam pendidikan pasca sarjana di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengaku, komunitas yang didirikannya memiliki fokus untuk membantu kaum dhuafa. Khususnya yang saat ini mengalami kesulitan ekonomi atau memiliki keterbatasan lainnya. Sasaran lainnya, adalah mereka yang sudah cukup berumur namun masih berjuang untuk menghidupi diri sendiri atau keluarga. “Tidak menutup kemungkinan menyasar pihak lain, seperti disabilitas dan memang dirasa perlu uluran bantuan,” kata Lina kemarin (16/7).
Melalui media sosial, Lina bersama anggota lainnya mulai mencari donatur. Satu minggu berdirinya komunitas, donasi yang terkumpul mecapai Rp 3,5 juta. Hal ini memicu semangat anggota KKB untuk tidak menyerah. Pasalnya, komunitas yang tergolong baru tersebut, sempat membuat Lina merasa khawatir. Tentang tidak adanya kepercayaan masyarakat untuk bergabung, serta donatur yang rela menyumbangkan uangnya. “Namun saat ini, kami sudah memiliki donatur tetap dan bekerjasama dengan beberapa pihak lainnya,” ungkapnya.
Masyarakat dan donatur, lanjutnya, tidak perlu khawatir akan donasi yang disalurkan melalui komunitas ini. Pasalnya, Lina bersama anggota lainnya akan melakukan transparansi anggaran dengan jelas melalui media sosial. Semua uang masuk dan keluar, akan dilaporkan kepada masyarakat dan donatur secara rutin. Menurut Lina, komunitas ini berbeda dengan komunitas sosial lainnya. Hal ini karena pihaknya tidak hanya menyalurkan bantuan dari para donatur. Melainkan juga menyempatkan diri untuk menjenguk dan bertemu penerima bantuan. Pihaknya juga memastikan penerima bantuan dalam kondisi yang baik. Kondisi tempat tinggal, lanjut Lina, juga menjadi perhatian khusus.
Jika ada hal yang harus dibenahi dan dibutuhkan, pihaknya siap membantu dan mengupayakan perbaikan. Tidak jarang, anggota KKB turut membersihkan tempat tinggal target penerima bantuan. “Kami membangun komunikasi dan silaturahmi juga dengan para penerima donasi,” beber Lina yang merupakan warga Sidoharjo, Puring.
Komunitas sebagai jembatan bantuan, menyasar wilayah pelosok Kebumen. Ia berharap, KKB bisa semakin besar dan dikenal lebih banyak orang. Agar selanjutnya, bantuan tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakar Kebumen. Namun, bisa meluas ke wilayah luar Kebumen. “Karena KKB tidak hanya menyalurkan uang dan sembako, melainkan juga membantu target sesuai dengan apa yang dibutuhkan,” tuturnya. (eno/din/er)

Lainnya