Belum Maksimal, Omzet Sudah Mulai Membaik

Belum Maksimal, Omzet Sudah Mulai Membaik
BISNIS: Suasana salah satu kawasan pertokoan di Kabupaten Purworejo saat pandemi Covid-19. (RADAR PURWOREJO FILE)

RADAR PURWOREJO – Pelaku usaha di Kabupaten Purworejo berharap dapat tetap menjalankan usaha dengan baik selama penerapan PPKM Darurat. Pembatasan yang diberlakukan diharapkan tidak memengaruhi omzet.

Sejumlah pelaku usaha di Kabupaten Purworejo memiliki harapan terkait penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Mereka sepakat dengan kebijakan tersebut. Namun, mereka berharap usahanya tetap lancar.

Uki Indarwati, pelaku usaha fesyen, menyatakan tak keberatan dengan kebijakan pemerintah penerapkan PPKM darurat. Namun, dia berharap perpanjangan PPKM Darurat tidak lagi terlalu berdampak terhadao kegiatan usaha.

“Kalau saya pribadi selalu mendukung aturan terbaik dari pemerintah terkait Covid-19. Tapi, harapannya kebijakan PPKM Darurat ini tidak ada perpanjangan kembali. Saya kasihan melihat para pelaku usaha lain yang terdampak juga,” ujar Uki Indarwati, pelaku usaha fesyen, kepada Radar Purworejo, Minggu (18/7).

Instruksi Bupati Purworejo Nomor 4727/2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 di Kabupaten Purworejo menyatakan pembatasan sejumlah sektor. Pembatasan terkait jam operasional hingga pemberlakuan sistem work from home (WFH/bekerja sari rumah) bagi pegawai.

Sektor nonesensial harus memberlakukan WFH 100 persen. Sektor esensial sebanyak 50 persen. Sektor kritikal dibolehkan 100 persen bekerja di kantor dengan menerapkan prokes ketat.

Uki mengaku omzet usahanya menurun. “Kalau saya pribadi, selama pandemi ini omzet tidak sebaik saat sebelum adanya pandemi. Tetapi, sudah mulai membaik, meskipun belum maksimal,” imbuh dia.

Menurut pantauan Radar Purworejo, semenjak penerapan PPKM Darurat, para pelaku usaha di sepanjang Jalan Ahmad Dahlan dan Jalan Mayjend Sutoyo tetap berjualan. Terutama pedagang kuliner.

Puji Rumiyanto, pedagang angkringan di area Stasiun Purworejo, mengaku pasrah dengan PPKM Darurat. “Kalau saya kan biasanya buka memang malam, sekitar pukul 17.00 persiapan hingga malam. Kalau ada pembatasan sampai pukul 20.00, otomatis jualan sebentar dan dagangan takutnya tidak habis,” ungkapnya.

Untuk itu, dia berharap kebijakan PPKM Darurat tersebut dievaluasi lebih lanjut. “Ya, harapannya setelah 20 Juli nanti ada perubahan dan bisa dipertimbangkan kembali terkait kebijakan itu,” imbuh dia. (han/amd)

Lainnya