Rehat, Operasional Trans Jogja Jalur Dihentikan

Rehat, Operasional Trans Jogja Jalur Dihentikan
Ratusan armada TransJogja harus ngandang di garasi lantaran akan dihentikan sementara operasionalnya.

JOGJA  Sebanyak 11 jalur bus Trans Jogja resmi dihentikan sementara operasinya. Alasannnya, demi pertimbangan efektivitas operasional tiap-tiap armada. Kepala Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) Ni Made Dwipanti Indrayanti menjelaskan, perhitungan operasional bus Trans Jogja selama ini tidak berdasarkan Kilometer layanan. “Sehingga kalau mereka 3 jam melayani, mereka terpotong penyekatan jalan. Jadi muter-muter kasihan. Mereka bingung ada penyekatan di mana-mana,” ujarnya.

Sementara untuk nasib armada Teman Bus yang kini dikelola oleh Kemenhub, dikatakan Made baru akan dibahas pada hari ini (19/7). “Untuk Teman Bus kami diskusikan dengan Kemenhub,” tutur Made.

Ia menambahkan, selama ini okupansi penumpang bus Trans Jogja masih di bawah 50 persen. Sehingga tanpa adanya penekanan mobilitas selama PPKM Darurat, tingkat kerumunan di dalam angkutan perkotaan itu sangat sedikit. “Tanpa penekanan mobilitas, okupansi bus kami sangat rendah. Walaupun dari Dirjen Kemenhub aturan kapasitas penumpang 50 persen, Trans Jogja tidak sampai segitu,” jelas Made.

Berbeda dengan bus Trans Jogja yang melintas di Jalan Malioboro, menurut Made okupansi bus Trans Jogja yang melintas ke Jalan Malioboro lebih ramai dibandingkan dengan bus yang melintas di rute yang lain. “Kalau bus yang lewat Malioboro memang masih banyak penumpang. Dan pertimbangan kami jalur 1 sampai 11 itu ada yang melintas ke Malioboro,” papar dia.

Made melanjutkan, presentase tingkat penurunan mobilitas masyarakat di DIJ yang dipantau via kamera pengawas di beberapa simpang jalan, hingga kini sudah mencapai 30 persen lebih. Melihat data yang ada, Made menjelaskan sebenarnya masyarakat sudah mulai banyak yang patuh terhadap kebijakan pemerintah.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Anindya Mitra International (AMI) Dyah Puspitasari selaku perusahaan yang mengatur operasional bus Trans Jogja, Diah Puspitasari mengatakan, untuk saat ini bus Trans Jogja relaksasi untuk sementara waktu karena ada perintah dari Dinas Perhubungan (Dishub) DIJ terkait beban manajemen dan untuk upaya menekan laju penyebaran Covid-19 “Bukan beberapa, memang seluruh bus Trans Jogja kami relaksasi dulu. Karena ada perintah dari Dishub mulai hari ini 18 Juli sampai berakhirnya PPKM Darurat,” katanya.

Ia menjelaskan, semua rute bus Trans Jogja yang dikelola oleh PT AMI dihentikan operasionalnya. Namun untuk bus Trans Jogja berlogo (Teman Bus Jogja) yang dikelola Kementerian Perhubungan (Kemenhub) belum dilakukan relaksasi.

“Semua rute dihentikan. Jadi bus Trans Jogja itu kan ada yang perkotaan, dan ada yang Teman Bus itu di pinggiran. Untuk bus Trans Jogja tidak beroperasi semua,” terang dia. (kur/din/er)

Lainnya