Klaim Mobilitas Penduduk Turun

Klaim Mobilitas Penduduk Turun
Aktivitas masyarakat Kebumen berkurang cukup signifikan selama pemberlakukan PPKM darurat.

Radar Kebumen  Mobilitas masyarakat Kebumen selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat menurun signifikan. Bahkan, Kabupaten Kebumen menjadi salah satu dari dua Kota/Kabupaten di Jawa Tengah yang mobilitas penduduknya turun mencapai -20,7 persen.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menjelaskan, kabupaten lain yang mobilitas penduduknya menurun saat PPKM darurat adalah Purworejo (-21 persen). Menurutnya, Kebumen bisa menekan mobilitas masyarakat dengan adanya gerakan Kebumen di Rumah Saja saat hari Minggu. Dengan gerakan tersebut dan adanya kebijakan PPKM darurat, mampu membuat Kebumen berada di zona kuning. “Dan bertahan sampai sekarang,” jelas Arif kemarin (19/7).
Kebijakan lain untuk membatasi mobilitas masyarakat guna menekan laju Covid-19, Kebumen juga melakukan penyekatan jalan di sejumlah titik masuk Kota Kebumen. Meskipun hal ini berimbas kepada berbagai pihak karena tidak bisa bekerja, Pemerintah Kabupaten juga memberikan bantuan sosial. Khususnya kepada pedagang kaki lima, juru parkir, sopir, kernet dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lainnya. “Jika ada yang belum menerima, segera dikomunikasikan agar semua mendapat bantuan,” tutur Arif.

Memperhatikan perkembangan kasus positif  Covid-19 di Kabupaten Kebumen, masih ada potensi kasus positif naik. Oleh karena itu, pihaknya juga telah melakukan persiapan saat kasus melonjak. Seperti mengupayakan ketersediaan oksigen. Yang mana, telah ada 300 tabung baru yang akan didapatkan Pemkab Kebumen dari kerja sama dengan penyedia oksigen di Surabaya dan Jakarta. “Namun harus diambil sendiri di daerah Merak dan Kabupaten Klaten,” jelas Arif.
Sementara itu, Ketua Bidang Informasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Kebumen Cokro Aminoto melalui rilis harian satgas penanganan Covid-19 Kebumen menuturkan hingga Minggu (18/7) desa berzonasi merah ada 57.  Sedangkan zona orange ada 114 desa di Kebumen. Di hari yang sama, penambahan kasus terkonfirmasi positif baru mencapai 139 orang. Dengan terkonfirmasi sembuh ada 137 kasus, dan 11 orang meninggal. “Sehingga kasus aktif tercatat 1.405 tersebar di seluruh kecamatan,” kata Cokro. (eno/din/er)

Lainnya