Menang Berebut Pakan, Dibuatkan Kandang Khusus

Menang Berebut Pakan, Dibuatkan Kandang Khusus
KLANGENAN: Kepala Desa Kaligono Suroto menunjukkan kambing berkaki tiga miliknya kemarin (2/7). (HENDRI UTOMO/Radar Purworejo)

RADAR PURWOREJO – Ada kambing unik di Desa Kaligono, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo. Pemilihnya adalah kepala desa di wilayah tersebut. Kambing itu memiliki tiga kaki dan tumbuh normal.

Seekor kambing tampak berdiri tegak. Kambing berbulu kombinasi hitam dan putih tersebut tampak lahan memakan daun.

Sekilas, kondisi tubuh kambing tersebut terlihat normal. Namun, ada keunikan pada kambing tersebut. Yakni, hanya memiliki tiga kaki. Dua kaki depan dan satu kaki belakang.

Kambing unik tersebut milik Suroto. Sang pemilik merupakan Kepala Desa (Kades) Kaligono di Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo.

“Saudara-saudaranya tumbuh normal. Tubuhnya seperti laiknya kambing biasanya, kakinya empat,” ucap Suroto kemarin (20/7).

Kambing berkaki tiga itu jenis kelamin jantan. Umurnya sekitar empat bulan. Tampak sehat.

Suroto mengaku awalnya tidak menyangka kambing berkaki tiga miliknya tersebut bisa bertahan hidup dan tumbuh besar. Sebab, biasanya kambing yang lahir dengan cacat permanen tidak bisa tumbuh besar. Bahkan, kebanyakan mati saat masih kecil.

“Kambing yang cacat biasanya kalah ketika bersaing susu dan pakan dengan hewan yang bertubuh normal,” jelasnya.

Menurutnya, kambing unik ini bisa berjalan seperti kambing normal. “Tidak kesulitan makan. Bahkan, kerap menang berebut pakan dengan cempe (anak kambing) lain yang tubuhnya normal,” ujarnya.

Suroto menyatakan, kambing unik ini memiliki perawakan bagus. Kupingnya panjang. Menjuntai laiknya kambing peranakan etawa.

Kepalanya bulat. Laiknya kepala kambing berkualitas bagus.

Suroto berencana tetap memelihara kambing unik itu hingga dewasa. Dia penasaran untuk menunggu apakah kambing itu bisa bereproduksi atau tidak.

“Akan saya buatkan kandang terpisah. Khusus untuk dia sendiri,” katanya. (tom/amd)

Lainnya