Prioritaskan Vaksinasi untuk Ibu Hamil

Prioritaskan Vaksinasi untuk Ibu Hamil
Sejumlah ibu hamil di Kecamatan Alian sedang menunggu giliran unguk mebdapatkan vaksinasi Covid-19 suntikan pertama. 

KEBUMEN, Radar Kebumen – Dengan terbatasnya jumlah dosis vaksin Covid-19 di Kebumen, prioritas saat ini adalah suntikan dosis satu untuk ibu hamil dan masyarakat umum. Dengan total capaian vaksin Kabupaten Kebumen baru mencapai 30,4 persen dari total penduduk.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kebumen Dwi Budi Satrio menjelaskan, vaksinasi Covid-19 di fasyankes dan gerai vaksinasi masih diperuntukkan masyarakat umum dan ibu hamil. Selain itu, suntikan dosis pertama juga diberikan kepada disabilitas. Hanya saja, jenis yang digunakan untuk disabilitas adalah Sinopharm. “Sementara Moderna bagi masyarakat umum dan Sinovac untuk ibu hamil,” jelas Budi kemarin (5/9).
Vaksinasi khusus ibu hamil, kata Budi, bisa dilakukan oleh ibu hamil dengan usia kehamilan 14-33 minggu. Syarat melakukan vaksinasi, hanya dengan membawa kartu tanda penduduk (KTP), serta  menyertakan buku kesehatan ibu dan anak (KIA). “Dan belum pernah divaksin Covid-19 sebelumnya,” ungkap Budi.
Sampai Minggu (29/8) lalu, capaian vaksinasi Covid-19 di Kebumen baru mencapai 490.794 dari total target 1.614.018 jiwa. Dengan masyarakat yang telah mendapatkan suntikan dosis pertama mencapai 313.260. Sedangkan yang mendapatkan suntikan dosis kedua sebanyak 177.444. “Dan sumber daya manusia (SDM) kesehatan yang baru mendapatkan dosis ketiga sebanyak 3.133 orang,” bebernya.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menuturkan ibu hamil yang dirujuk ke rumah sakit karena terpapar Covid-19 meningkat. Saat kondisi normal, hanya ada 6 ibu hamil yang dirawat di rumah sakit. Namun saat ini, ibu hamil yang dirawat mencapai 20 orang. Hal tersebut juga turut membuat angka kematian ibu hamil yang terpapar virus Covid-19 tergolong banyak
Oleh karena itu, saat ini vaksinasi bagi ibu hamil terus ditingkatkan. Bahkan menjadi skala prioritas. Mengingat angka ibu hamil yang dirawat di rumah sakit tidak lagi sedikit. “Ini menjadi perhatian bersama, agar fokus pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil meningkat,” harap Arif.
Adanya vaksinasi bagi ibu hamil, bertujuan untuk memperkuat ketahanan tubuh ibu dan bayi. Menurutnya, antusias ibi hamil dalam melaksanakan program vaksinasi Covid-19 cukup tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa ibu hamil juga memiliki keinginan untuk menjaga diri dan anaknya agar tetap sehat melalui vaksinasi.

Kasi Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman menuturkan, sebanyak 114 ibu hamil di Kecamatan Alian telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 pada Jumat (3/9) lalu. Sama dengan suntikan pada masyarakat umum, ibu hamil sebelumnya harus melakukan skrining. Untuk memastikan kondisi ibu hamil dalam keadaan sehat.

Jika telah memenuhi syarat, penyuntikan vaksin dosis pertama baru bisa dilakukan. Namun jika ada ibu hamil yang tidak lolos skrining, penyuntikan vaksin akan ditunda hingga ibu hamil dinyatakan sehat. “Ada berbagai syarat tertentu bagi ibu hamil ingin mendapat vaksinasi Covid-19. Selain batasan minimal usia kehamilan, juga tidak memiliki penyakit penyerta,” tegas Tugiman. (eno/din/er)

Lainnya