Dorong Pelaku Usaha Laporkan LKPM Rutin

KEBUMEN, Radar Kebumen – Penanam modal di wilayah Kebumen didorong untuk melaporkan laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) secara rutin. Disesuaikan dengan pendapatan usaha, pelaporan LKPM bisa dilakukan secara online dalam satu semester maupun triwulan.

Praktisi Bidang Penanaman Modal Didik Subiantoro menjelaskan, setiap penanam modal atau pelaku usaha wajib untuk membuat dan menyampaikan LKPM. Dengan melaporkan LKPM, pelaku usaha berperan dalam pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, juga dapat menyampaikan permasalahan yang dihadapi dalam merealisasikan proyeknya di lapangan. Untuk ketentuan penyampaian LKPM, terbagi dalam tiga kategori. Usaha kecil dengan pendapatan total Rp 1 miliar sampai Rp 5 miliar, wajib lapor LKPM online per semester. “Diverifikasi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten atau Kota,” kata Didik saat sosialisasi dan bimbingan teknis laporan kegiatan penanaman modal LKPM online kemarin (9/9).

Kategori kedua adalah usaha menengah dengan pendapatan total Rp 5 miliar sampai Rp 10 miliar. Wajib lapor triwulan dan diverifikasi oleh DPMPTSP Provinsi. Sementara untuk usaha besar dengan pendapatan total lebih dari Rp 10 miliar LKPM online wajib dilaporkan triwulan. “Dan diverifikasi oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM),” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Kebumen Arif Rahmadi menuturkan, sosialisasi pemahaman kepada penanam modal tentang kewajiban penyampaian LKPM diikuti oleh 40 pelaku usaha di Kabupaten Kebumen. Hal ini sesuai dengan peraturan badan koordinasi penanaman modal RI Nomor 5 tahun 2021 tentang pedoman dan tata cara pengawasan perizinan berusaha berbasis risiko.

Tujuan dari sosialisasi dan bimbingan teknis, kata Arif, agar kemudahan penanaman modal dengan pelayanan perizinan yang baik dan terintegrasi bisa terwujud. “Serta terwujudnya tertib administrasi pelaporan LKPM, dan terpantaunya perkembangan realisasi penanaman modal di Kabupaten Kebumen,” beber Arif. (eno/bah/er)

Lainnya