Gagal Tahap Pertama, Bisa Ikuti Tahap Kedua

Gagal Tahap Pertama, Bisa Ikuti Tahap Kedua
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto meninjau pelaksanaan seleksi tes kompetensi tahap pertama bagi calon guru dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, kemarin (14/9).

KEBUMEN, Radar Kebumen – Sebanyak 2.954 pendaftar calon guru dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mengikuti tes kompentensi tahap pertama dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). Tes dilaksanakan selama lima hari sejak Senin (13/9) hingga Jumat (17/9).
Kepala Dinas Pendidikan Kebumen Asep Nurdiana menjelaskan, pelaksanaan tes PPPK yang berlangsung lima hari dilakukan di empat lokasi. Yakni SMKN 1, SMKN 2, SMAN 1, dan SMAN 2. Setiap hari, ada sekitar 750 peserta yang mengikuti tes dan terbagi menjadi dua sesi. “Setiap ruangan ada yang berisi 18, 19, 20 dan 21 peserta,” jelas Asep kemarin (14/9).
Asep menambahkan, pelaksanaan tes kompetensi menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Peserta dengan suhu badan di atas 37,3 derajat tidak bisa mengikuti tes seleksi. Peserta akan dijadwalkan ulang. Begitu pula dengan peserta yang dinyatakan positif Covid-19.
Seleksi peserta PPPK, lanjut Asep, akan melewati tiga tahapan. Tes tahap pertama adalah bersaing sesama guru di sekolah hanh sama. “Jadi kuota yang ada di sekolah masing-masing mereka mengajar, yang bisa mereka ikuti,” kata Asep.
Nah, jika peserta gagal di tahap pertama, masih bisa mengikuti tahap kedua. Yaitu bersaing dengan guru-guru antarkecamatan dan boleh mendaftar di dalam wilayah satu kabupaten. Selajutnya tahap ketiga, peserta akan bersaing dengan guru-guru dari luar Kabupaten Kebumen. “Bisa saja saingannya dengan guru-guru di luar daerah misal dari Provinsi Jawa Barat atau Jawa Timur,” tutur Asep.
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto saat meninjau langsung lokasi tes di SMKN2 Kebumen dan SMAN 1 Kebumen menilai, semua proses tes seleksi berjalan dengan baik. Terlebih terkait kesiapan infrastruktur tes dan penerapan protokol kesehatan.
Sebelum melakukan tes seleksi kompetensi, 2.954 guru honorer telah mengikuti persiapan tes kesehatan. Untuk meminimalisasi terjadinya sebaran Covid-19, Pemkab Kebumen juga telah menyediakan fasilitas tes swab gratis bagi peserta. “Mereka yang ikut tes dipastikan harus sudah ikut vaksin, sudah rapid test, dan juga dinyatakan negatif Covid-19. Artinya mereka dalam kondisi sehat,” ungkap Arif.
Arif berharap, dengan dilaksanakannya tes PPPK akan menjawab semua keinginan dari para guru honorer. Yakni mereka yang selama ini sudah berbakti dalam mendidik putra-putri Kabupaten Kebumen menjadi pribadi cerdas dan berakhlak mulia. “Semoga PPPK ini bisa menjadi jawaban dari keinginan para guru honorer di Kebumen yang juga harus terus kita perhatikan kesejahteraannya,” katanya. (eno/din/er)

Lainnya