Harus Pasarkan Online Produk UMKM Jahit

Harus Pasarkan Online Produk UMKM Jahit
Suasana pelatihan pemasaran online pelaku UMKM jasa jahit di kantor CU Angudi Laras kemarin (15/9).

PURWOREJO, Radar Purworejo Para pelaku usaha menengah, kecil, dan mikro (UMKM) sektor jasa jahit di Kabupaten Purworejo dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan digitalisasi. Mereka harus mampu berinovasi untuk memasarkan produk secara online.

Hal itu terungkap dalam pelatihan pemasaran online yang diselenggarakan kelompok Belajar Menjahit Bersama (BMBS) di kantor CU Angudi Laras kemarin (15/9). “Meskipun pandemi, harapannya UMKM Kabupaten Purworejo tetap eksis. Ke depannya akan kita agendakan lagi untuk kelas dan pelatihan lain yang tentunya menunjang geliat UMKM di Purworejo,” jelas Ketua BMBS Divisi Purworejo Berirama Ani Moel.

Ani menyatakan, kegiatan ini diikuti sekitar 15 pelaku UMKM jahit. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut lomba memotret produk yang diselenggarakan sebelumnya. ”Adanya fasilitasi kelas dan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan bagi UMKM sehingga mampu berinovasi untuk memasarkan produknya secara online,” paparnya.

Menurutnya, mayoritas UMKM yang mengikuti pelatihan merupakan pelaku jasa usaha jahit yang saat ini masih memasarkan produknya secara offline. Secara umum, usaha mereka terdampak pandemi Covid-19 sehingga mengalami penurunan omzet hingga 50 persen.

Ani menegaskan, nantinya produk UMKM yang dijual secara online tidak hanya dapat dibeli masyarakat di Kabupaten Purworejo. Konsumennya bisa berasal dari luar daerah.

“Mereka bisa memanfaatkan aplikasi online dan sosial media yang ada. Gunanya untuk memudahkan para pelaku UMKM menawarkan produknya agar bisa mendukung kebutuhan pasar,” terangnya.

Dijelaskan, dalam kelas foto produk dan pelatihan pemasaran online tersebut peserta dibekali berbagai materi. Narasumbernya yakni fotografer Anggi Prasetyo dan praktisi sosial media M. Imron. Selain diberikan teori, peserta juga dilatih membuat foto produk dan praktik memasarkan secara online.

“Sudah saatnya UMKM Purworejo bangkit dari pandemi dan bersaing,” jelasnya.

Anggi menyampaikan, penjuaalan produk UMKM harus didukung visual yang baik. Ini agar produk yang ditawarkan menarik perhatian pembeli.

“Visual yang baik diperlukan untuk menunjang penjualan. Bahkan, foto produk yang bagus dapat meningkatkan penjualan dalam perdagangan berbasis online saat ini,” kata Ani. (udi/amd/er)

Lainnya