Utamakan Vaksinasi Pelajar dan Guru

Utamakan Vaksinasi Pelajar dan Guru
Pelaksanaan serbuan vaksin bagi pelajar menyambut pembelajaran tatap muka terbatas di Wisma Budaya Kompleks SMA N 7 Purworejo Sabtu (18/9).

PURWOREJO, Radar Purworejo Target vaksinasi dalam program Serbuan Vaksin yang diselenggarakan Kodim 0708 Purworejo mulai menyasar pelajar. Langkah ini dtempuh untuk menyongsong penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah di Kabupaten Purworejo.

Dandim 0708 Purworejo Letkol Inf Lukman Hakim mengatakan, tujuan ytama serbuan vaksin untuk pelajar adalah melindungi siswa dan guru dalam melaksanakan PTM terbatas. “Kami angat mendukung vaksinasi anak sekolah. Kami sudah mengajukan 23.000 dosis vaksin khusus pelajar yang akan diberikan secara bertahap,” terangnya dalam vaksinasi di Aula Wisma Budaya Kompleks SMAN 7 Purworejo Sabtu (18/9).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III Setda Purworejo Pram Prasetya Achmad, Kasat Binmas Polres Purworejo Kompol Prayogo, dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purworejo Budi Wibowo. Hadir pula Kepala Sekolah SMAN 7 Purworejo Niken Wahyuni.

Dandim menambahkan, tahap pertama program serbuan vaksin untuk pelajar telah memberikan kepada sekitar lima ribu pelajar. Vaksinasi dilakukan sebagai langkah menuju kekebalan di masyarakat.

Kendati demikian, Dandim menghimbau semua tetap disiplin dan taat menerapkan protokol kesehatan.

“Mari saling peduli dan keluar dari pandemi ini bersama-sama,” ucapnya.

Sementara itu, Niken Wahyuni mengatakan, dalam pelaksanaan vaksinasi kali ini SMAN 7 mendapat alokasi vaksin sebanyak seribu dosis dari Kodim 0708 Purworejo. Pesertanya sekitar tujuh ratus siswa. Sebab, sebagian siswa sudah melaksanakan vaksinasi di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Menghabiskan kuota yang sudah ada, maka vaksinasi ini juga diikuti sekolah lain dan masyarakat umum,” katanya.

Menurutnya, semua tidak tahu kapan pandemi Covid-19 berakhir. Hal yang saat ini perlu dipikirkan yakni bagaimana untuk dapat berdampingan dengan Covid-19. Selain itu, bagaimana agar para siswa dan guru tetap sehat dan bisa menjalani pembelajaran dengan normal.

Niken mengungkapkan, semua tenaga pendidik di SMAN 7 sudah divaksin. “Semua sudah ikut, lengkap baik dosis pertama dan kedua. Nah, ini agar semua anak-anak juga mendapatkan kekebalan. Dan, karena mereka sudah rindu sekolah maka vaksinasi ini sangat membantu kami,” ujarnya.

Ditegaskan, dengan adanya vaksinasi bagi pelajar diharapkan tercetak generasi muda yang sehat dan cerdas. “Sekali lagi, acara ini sangat bermanfaat,” tegasnya.

Terkait persiapan PTM, Niken mengungkapkan, pihak sekolah sudah menyiapkan semua persyaratan. Salah satunya mengisi semua daftar periksa pemerintah. Di antaranya, menyediakan sarana dan prasarana seperti thermogun, tempat cuci tangan, hingga tempat isolasi sementara bagi siswa yang memiliki suhu di atas suhu 37,3 derajat Celcius.

Pengelola sekolah juga menyiapkan satuan tugas Covid-19 di sekolah. Mereka bertugas memastikan protokol kesehatan diterapkan sesuai arahan untuk mencegah penularan Covid-19 dan terjadinya klaster sekolah.

Persiapan jga terkait kurikulum dan pembelajaran. Ada tiga model yang akan dikombinasikan. Salah satunya model hibrid. Di mana, guru melayani tatap muka dan siswa yang ada di rumah melalui tipe belajar flip learning dalam sekali pembelajaran.

“Kombinasi itu sudah masuk dalam surat keputusan yang akan turun per 20 September 2021 mendatang. SMAN 7 Purworejo juga sudah melakukan simulasi PTM. Yakni, PTM terbatas di minggu pertama dengan jumlah 220 siswa dan berikutnya akan dinaikkan hingga 30 persen. (tom/amd/er)

Lainnya