Pengurus Kwarda Jateng berfoto usai penyerahan hadiah di Sanggar Bhakti Kwarcab Purworejo Sabtu (18/9).

PURWOREJO, Radar Purworejo Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah angkat topi untuk Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Purworejo. Apresiasi diberikan atas prestasi yang diraih.

“Saya angkat topi untuk Purworejo. Hasil kejuaraan yang sudah diraih, baik trofi maupun piagam pengharaan, itu bukan merupakan tujuan. Yang jadi tujuan kami adalah adanya pembinaan serta memberikan apresisasi atas dedikasi dan loyalitas yang telah dicurahkan,” jelas Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Binawasa) Kwarda Jateng Kartono dalam penyerahan penghargaan di Sanggar Bhakti Pramuka Purworejo Sabtu (18/9). Hadir dalam kesempatan itu Ketua Kwarcab Purworejo Pram Prasetya Achmad.

Kwarcab Purworejo meraih lima prestasi dalam berbagai lomba yang diselenggarakan Kwarda Jateng pada 2021. Catatan ini menunjukkan Kwarcab Purworejo merupakan salah satu kekuatan Pramuka di Jawa Tengah.

Alya Mukhbita Kusuma Wibowo dari SDN Purworejo Kwaran Purworejo tampil sebagai juara kedua Eagle Scout Award (ESA) siaga putri. Gugus Depan (Gudep) SMPN 8 Purworejo menjadi juara pertama Gudep Mantap.

Kepala SDN Candisari Endang Titik Lestari (Kwaran Banyuurip) meraih juara kedua Kamabigus SD/MI berprestasi. Kepala SMPN 8 Purworejo Kusnaeni sebagai juara pertama Kamabigus SMP/MTs berprestasi. Kepala SMAN 5 Purworejo Cahyo Winarno (Kwaran Loano) terpilih sebagai juara ketiga Kamabigus SMA/SMK berprestasi.

Kartono menyebutkan, pada 2021 ada empat bidang perlombaan. Yakni, ESA atau Pramuka Garuda Berprestasi, Kamabigus dan Ambalan Berprestasi, Kamabigus Mantap, dan bidang humas Pandu Citra Loka.

Dalam kesempatan itu, Kartono menyerahkan bantuan perangkat protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Yakni, alat pelindung diri untuk pemulasaran jenazah.

Bantuan ini seharusnya diserahkan dalam rangka Bulan Bakti Pramuka yang diperingati Agustus lalu. “Namun, karena masih penerapan PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) Covid-19, maka kami undur menjadi September ini,” paparnya.

Menurutnya, setiap tahun Kwarda Jateng memfasilitasi anggaran sebesar Rp200 juta untuk setiap kwarcab. Anggaran tahun lalu digunakan untuk sarana dan prasarana di bidang teknologi informasi.

Anggaran untuk dua kegiatan difokuskan untuk mendukung program Pramuka Peduli (Pramuli). Yakni, pelatihan kepramukaan peduli dan training of trainer (ToT) untuk pengelolaan kwartir. Peserta pelatihan diharapkan mampu menjadi pelatih dan mengajarkan materi pelatihan ke anggota.

Ketua Kwarcab Purworejo Pram Prasetya Achmad menyatakan bangga atas prestasi yang diraih tahun ini. Menurutnya, penghargaan tersebut dapat meningkatkan rasa percaya diri karena merupakan prestasi yang langka.

“Ini menjadi bentuk perwujudan komitmen mengingat prestasi yang diraih. Tidak hanya keberhasilan di bidang peningkatan SDM (sumber daya mansuia), tetapi lebih kepada pembentukan karakter,” tandasnya. (udi/amd/er)

Lainnya