Jembatan Merah Putih Ditarget Selesai Tahun Ini

Jembatan Merah Putih Ditarget Selesai Tahun Ini
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto meninjau proyek pembangunan Jembatan Merah Putih yang masuk tahap finishing, kemarin (22/9).

KEBUMEN,Radar Kebumen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen terus menggenjot pembangunan Jembatan Merah Putih. Proyek pembangunan jembatan penghubung Kecamatan Karangsambung dan Karanggayam di wilayah Desa Kaligending dan Karangrejo ini ditinjau Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, kemarin (23/9).
“Pembangunan sudah masuk tahap finishing, sudah selesai sekitar 90 persen. Insya Allah Jembatan Merah Putih ini sudah bisa diresmikan akhir tahun ini,” ujar Arif.
Dijelaskan, Jembatan Merah Putih sangat dibutuhkan sebagai akses mobilitas warga. Yakni sebagai penghubung antarkecamatan sampai ke pusat Kota Kebumen. Warga bisa lebih cepat ketika ingin ke Karanggayam, Karangsambung atau pusat Kota Kebumen dan sebaliknya. Sebelumnya warga harus muter ke lewat Jembatan Mangir. “Nah dengan jembatan ini warga bisa memotong kompas dan lebih cepat,” jelasnya.
Selain Jembatan Merah Putih, Pemkab Kebumen juga tengah mengebut pengerjaan pembangunan jembatan  di Desa Kalibening, Kecamatan Karanggayam. Tepatnya di jembatan penghubung Kali Bleber yang masuk wilayah jalan lintas utara Kabupaten Kebumen.  Jembatan Kaligending juga ditargetkan selesai pada akhir tahun ini.
“Secara keseluruhan di Kebumen tahun ini ada tujuh jembatan yang tengah dibangun. Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari Program Jamu Segar (Jalan Mulus Ekonomi Bergerak,red),” ungkapnya.
Kepala Desa Karangrejo Achmad Bahrun mengapresiasi langkah cepat Pemkab Kebumen dalam membangun Jembatan Merah Putih. “Alhamdulillah saya salut. Karena di saat semua anggaran pemerintah direfocusing Covid-19. Namun pembangunan jembatan ini tidak ada refocusing dan sekarang hampir selesai,” katanya.
Menurutnya, Jembatan Merah Putih tidak hanya menghubungkan dua kecamatan dan ke pusat Kota Kebumen, tetapi juga membuka akses desa-desa terisolasi yang berada jauh dari pusat kota. “Sekarang warga Karangrejo dan sekitarnya bisa lebih mudah ke Karangsambung dan Kebumen. Jembatan telah membuka desa kami yang dulu terisolasi dari pusat kota,” ujarnya. (tom/din/er)

Lainnya