Ringankan Beban Calon Penumpang

Ringankan Beban Calon Penumpang
SEHAT: Calon penumpang kereta api di Stasiun Purworejo sedang menjalani rapid test antigen. (JIHAN ARON VAHERA/RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Mulai hari ini Jumat (24/9) tarif rapid test (RDT) antigen di stasiun kereta di daerah operasional (Daop) 5 Purwokerto turun. Yakni, menjadi Rp 45 ribu per orang.

“Ini untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Harapannya akan meringankan masyarakat apabila ingin menggunakan layanan kereta api (KA) jarak jauh,” ujar Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto Ayep Hanapi kepada Radar Purworejo, kemarin (23/9).

Seperti diketahui, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menurunkan tarif batas atas biaya RDT  antigen pada 1 September lalu. Tarif tertinggi RDT antigen di Jawa-Bali menjadi Rp 99 ribu dan untuk di daerah lain ditetapkan menjadi Rp 109 ribu. Selama ini tarif RDT antigen di stasiun Rp 85 ribu dan kini turun menjadi RP 45 ribu.

“Tentu itu menjadi sangat ekonomis dan lebih terjangkau. Untuk stasiun yang melayani pemeriksaan RDT antigen di wilayah Daop 5 Purwokerto ada di enam lokasi yaitu Stasiun Purwokerto, Kroya, Gombong, Kebumen, Kutoarjo dan Sidareja,” jelas Ayep.

Dia mengimbau, bagi para calon penumpang KA untuk mengecek kembali syarat naik kereta. Sebab, selama penerapan PPKM, KAI masih menerapkan persyaratan yang mengacu pada Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 17/ 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19 dan SE Kemenhub Nomor 69/ 2021.

“Kami masih melarang anak usia di bawah 12 tahun untuk naik KA jarak jauh sejak 29 Juli lalu,” tegasnya. Sementara, untuk calon penumpang di atas 12 tahun, masih wajib menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2×24 jam atau RDT antigen maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Pengecualian, bagi penumpang dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin. Yakni, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

Disebutkan, untuk KA komuter, jarak dekat, lokal dan dalam wilayah atau kawasan aglomerasi tidak wajib membawa surat hasil tes Covid-19. Namun, wajib menunjukkan bukti vaksin minimal dosis pertama.

Anak di bawah 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan dan bagi penumpang kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid sama seperti syarat KA jarak jauh. “Jangan lupa selalu terapkan protokol kesehatan,” tandas dia. (han/din)

Lainnya