Peninggalan Belanda, Pipa-Pipa Masih Dipakai

Peninggalan Belanda, Pipa-Pipa Masih Dipakai
Penampakan Rumah Pompa Tuksongo yang masih memompa air bersih untuk wilayah perkotaan Purworejo kemarin (29/9).

BUDI AGUNG, PURWOREJO – Radar Purworejo – Rumah Pompa Tuksongo masih terpelihara dengan baik. Bangunan peninggalan kolonial Belanda tersebut masih berfungsi sebagai instalasi air bersih hingga saat ini.

Cuaca di sepanjang kawasan Kampung Tuksongo, Kelurahan/Kecamatan Purworejo. terasa panas kemarin siang (29/9). Beberapa bangunan tua peninggalan Belanda berdiri tegak. Ada markas tentara, stasiun, dan rumah pompa air.

Rumah pompa air itu berada di bawah jalan utama. Cukup rendah dibandingkan jalan.

Namun, dari kejauhan bangunan itu tetap tampak. Bentuknya cukup tinggi dengan warna biru mencolok.

Pengelolaan rumah pompa air ini berada di bawah PDAM Tirta Perwitasari. Bangunan yang dikenal sebagai Rumah Pompa Tuksongo ini dijaga petugas. Kebetulan, siang itu ada dua petugas yang datang mengambil beberapa peralatan untuk perbaikan jaringan.

Direktur PDAM Tirta Perwitasari Hermawan Wahyu Utomo menyebutkan, sebagian besar bangunan Belanda yang diwariskan ke PDAM masih terawat dengan baik. Keberadaannya cukup mendukung atas suplai air kepada pelanggan air bersih.

Sebagian besar peralatan yang ada di rumah pompa air masih dipergunakan. Hanya pompa yang tidak digunakan karena sudah uzur. Digantikan dengan mesin pompa baru yang kapasitasnya lebih besar.

“Pipa-pipa dalam rumah pompa itu masih kita gunakan hingga saat ini. Untuk mesin memang sudah tua sehingga tidak mendukung untuk digunakan,” ungkap Herwawan.

Bangunan tersebut didirikan pada 1925. Rumah pompa itu merupakan pendorong air baku yang diambil dari wilayah Kalinongko di Kecamatan Purworejo. Air selanjutnya dialirkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami berusaha untuk bisa mempertahankan peralatan peninggalan Belanda yang masih ada. Jika masih bisa digunakan, akan tetap digunakan. Tapi, jika sudah tidak memungkinkan, akan kami simpan dan rawat dengan baik,” jelas Hermawan. (amd)

Lainnya