Anggaran Polres Purworejo Turun Rp 13 M

Anggaran Polres Purworejo Turun Rp 13 M
PENGARAHAN : Tim Rorena Polda Jateng memberikan arahan dalam Sosialisasi Alokasi Anggaran Polres Purworejo TA 2022 di Auditorium Polres Purworejo, Jumat (26/11). (HENDRI UTOMO/RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Alokasi Anggaran Tahun Anggaran (TA) 2022 Polres Purworejo mengalami penurunan sebesar 15,66 persen atau sekitar Rp13 miliar lebih. Hal itu terungkap dalam Pemantauan dan Pendampingan Sosialisasi Pagu Alokasi Anggaran Polres Purworejo TA 2022 oleh Tim Rorena Polda Jateng di Auditorium Polres Purworejo, Jumat (26/11).

Sosialisasi dihadiri Kabag Renprogar Rorena Polda Jateng selaku Ketua Tim Pendampingan, AKBP Yudy Priyono SH SSMTK MH, jajaran Forkopimda, para Kabag, Kasat, dan Kapolsek selaku kuasa pelaksana anggaran, serta perwakilan LSM, pers, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Kabag Perencanaan (Kabagren) Polres Purworejo AKP Supriadi SH MH menjelaskan, tahun 2021 Polres Purworejo mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 96.610.261.000 dan turun menjadi Rp 83.530.827.000 pada tahun 2022.

Rincian Alokasi Anggaran Polres Purworejo TA 2021 berdasarkan sumber anggaran terdiri atas Rupiah Murni Rp 79.689.065.000 (95,41 persen) dan PNBP Rp 3.841.762.000 (4,59 persen). Kemudian berdasarkan jenis belanja terdiri atas belanja pegawai Rp 62.136.651.000 (74,39 persen) dan belanja barang Rp 21.394.176.000 (25,61 persen). “Sedangkan untuk belanja modal pada tahun anggaran 2022 tidak ada,” katanya.

Menurutnya, besaran anggaran pada TA 2022 turun, jika dibandingkan dengan TA 2021. Sebab, pada TA 2021 Polres mendapatkan anggaran yang bersumber dari SSBN sebesar Rp 15.327.828.000 dan hibah senilai Rp 75.159.000.  Sementara pada TA 2022 ini, tidak menerima anggaran dari kedua sumber.

Pelaksanaan sosialisasi merupakan salah satu bentuk keterbukaan informasi publik dari Polri. Pagu anggaran yang disosialisasikan berikutnya akan dituangkan dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) atau dokumen pelaksanaan anggaran yang disusun serta disahkan oleh kementerian/lembaga negara terkait.Setiap pelaksanaan sosialisasi DIPA tidak hanya disampaikan kepada internal Polri, kami juga mengundang bupati, ketua DPRD, komandan Kodim 0708, ketua pengadilan negeri, kajari, dan lain-lain. “Ini sebagai bentuk transparansi pengelolaan anggaran,” ujarnya.

Diharapkan, anggaran yang diterima Polres Purworejo TA 2022 dapat betul-betul dijaga, mulai dari proses perencanaan, penganggaran, hingga implementasi pelaksanaan. Dengan demikian, output atau out come dapat tercapai dan dipertanggungjawabkan sesuai perjanjian kinerja yang ditandatangani oleh para kabag, kasat, kasi, dan kapolsek jajaran selaku pelaksana anggaran.

“Agar menggunakan anggaran sebagaimana mestinya guna menjaga amanah karena setiap anggaran yang dikumpulkan dari pajak dan PNPB untuk memberi nilai tambah pelayanan Polri kepada masyarakat,” harapnya.

AKBP Yudy Priyono menegaskan, Polres Purworejo dapat melaksanakan program-program atau kegiatan sesuai dengan perencanaan sehingga anggaran dapat tepat sasaran dan tepat guna.  “Gunakanlah anggaran dengan benar, patut dan tepat. Pastikan bahwa setiap uang rakyat dapat dipertanggungjawabkan, jangan terjadi pemborosan, penyimpangan, dan penyalahgunaan,” tegasnya. (tom/din)

Lainnya