Direvitalisasi Usai 15 Tahun Mangkrak

Direvitalisasi Usai 15 Tahun Mangkrak
RAMAI: Lebih dari 15 tahun mangkrak, Pasar Harian Desa Bandongan kini kembali dikunjungi masyarkat.

MAGELANG, Radar Jogja – Setelah 15 tahun mangkrak, Pasar Harian Desa Bandongan kembali dibuka, kemarin (2/1). Setelah direvitalisasi atas inisiasi pemerintah desa setempat.

Kepala Desa Bandongan Sujono menjelaskan, kembali beroperasinya Pasar Harian Desa Bandongan telah memiliki payung hukum. Setelah peraturan desa (Perdes) kepada Bupati Magelang diajukan, dan disetujui pada Kamis (30/12).

Menurutnya, revitalisasi pasar yang sudah dibangun sejak 1983, dikoordinasikan bersama pengurus dan pedagang pasar. Dengan dana desa sebesar Rp 350 juta, digunakan untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang rusak. “Jangka waktu kurang lebih datu tahun,” beber Sujono di Pasar Desa Bandongan.

Tahun ini, kata Sujono, pemerintah desa akan kembali menganggarkan dana desa guna menyempurnakan Pasar Harian Desa Bandongan. Tanah seluas 12 ribu meter persegi tersebut, dihuni 176 los, 106 kios, dan 30 los kuliner yang dibagi dua bagian. “Pasar dan rest area yang hingga kini masih dalam proses pembangunan,” tuturnya.

Selama pasar dibangun, belum memberikan kontribusi kepada desa. Namun setelah ditempati, semua pedagang wajib memberikan kontribusi sesuai dengan Perdes.”Desa ini belum memiliki pendapatan asli daerah (PAD) dari pasar. Jadi, pasar ini mulai ditata kembali,” katanya.

Pasar tersebut terdiri dari pasar hewan khusus Pon dan Kliwon, pasar sayur 24 jam, pusat kuliner 24 jam, bursa burung dan merpati, lomba burung gantangan seminggu tiga kali, pasar ikan dan daging, pasar kelontong dan alat rumah tangga, pasar klitikan, dan fashion.

Sujono menambahkan, untuk pasar sayur, pihaknya sudah berkoordinasi dengan para pedagang sayur di Desa Sukomakmur dan Ngablak. “Keduanya kita tarik ke sini. Jadi, masyarakat tidak harus lari ke pasar Gotong Royong,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Magelang Iwan Sutiarso mengatakan, pemerintah desa memiliki peran penting sebagai subjek pembangunan ekonomi. Sekaligus menjadi motor penggerak utama dalam mendorong bergulirnya roda perekonomian.

“Pembangunan ekonomi kerakyatan harus efektif dan tepat sasaran dalam rangka mensejahterakan masyarakat,” ujarnya saat membacakan sambutan Bupati Magelang di Pasar Desa Bandongan.

Iwan mengimbau, agar sarana dan prasarana Pasar Harian Desa Bandongan senantiasa dirawat dan dijaga bersama. Hal ini dilakukan agar kondisi pasar tetap layak digunakan sebagai pasar harian. Selain itu, kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan harus tetap diperhatikan.

Iwan berharap, pasar tersebut dapat menjadi sentra bergeraknya gairah ekonomi masyarakat. Sekaligus menjadi sarana jual-beli komoditas asli Kecamatan Bandongan. “Seperti beras, rempah-rempah, telur, daging, dan sebagainya,” jelasnya. (cr1/eno/er)

Lainnya