23 SMA Laksanakan PTM 100 Persen

23 SMA Laksanakan PTM 100 Persen
DIMULAI: Siswa kembali mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di SMA Negeri 1 Kebumen.

KEBUMEN, Radar Kebumen – SMA sederajat di Kebumen telah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen. Total, ada 23 SMA yang telah menerapkan kebijakan tersebut sejak Senin (3/1).

Kepala SMA Negeri 1 Kebumen Rahmat Priyono menjelaskan, meski sudah dilaksanakan 100 persen, PTM diberlakukan dengan dua sesi. Setiap sesi, hanya dibatasi 50 persen dari total siswa di kelas. “Satu kelas ada sekitar 18 siswa. Tetap ada adaptasi dan penyesuaian,” ucapnya, kemarin (6/1).

Setiap sesi, akan berlangsung 30 menit pembelajaran untuk satu mata pelajaran. Total ada enam mata pelajaran untuk setiap sesi. Sedangkan pekan kedua, akan ditambah menjadi 45 menit. “Terus dipantau dan ada evaluasi,” lanjutnya.

Sejumlah mekanisme dan aturan protokol kesehatan harus dijalani dalam PTM ini. Seperti wajib mengikuti skrining kesehatan dan siswa sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Sebelum masuk ruang kelas, siswa diwajibkan mengenakan masker dan pemeriksaan suhu tubuh. Hanya siswa dengan suhu di bawah 37,3 derajat celcius yang boleh mengikuti PTM. “Diukur dulu suhunya kemudian siswa melaporkan ke petugas untuk dicatat,” tuturnya.

Menurutnya, ada 14 sekolah negeri dan sembilan sekolah swasta di Kebumen yang sudah memberlakukan PTM 100 persen.

Sementara itu, seorang siswa Ragil Wahyu Saputra menyambut baik adanya PTM 100 persen. Kebijakan ini menjadi obat kerinduan yang selama ini hanya bergantung kegiatan belajar secara daring. “Ya jadi bisa ketemu teman dan guru langsung. Karena sudah lama lihatnya di handphone atau laptop,” ucapnya.

Ketua Osis di SMAN 1 Kebumen ini mengaku banyaknya kendala yang dihadapi selama belajar daring. Seperti kesulitan menangkap materi yang disampaikan guru, hingga terkendala jaringan internet. “Kadang susah memahami karena tidak melihat langsung,” lanjutnya. (cr2/eno/er)

Lainnya